Kecelakaan Beruntun di Jombang, Begini Kisah 6 Pemudik Selamat dari Maut
JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Perjalanan mudik yang seharusnya penuh harapan justru berubah menegangkan bagi enam penumpang mobil keluarga di Jalan Raya Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (26/3/2026) dini hari.
Sebuah mobil Daihatsu Sigra yang membawa rombongan pemudik tiba-tiba “nangkring” di atas median jalan, tepat di depan truk bermuatan mi instan yang terguling dan menutup sebagian badan jalan. Kecelakaan beruntun ini sontak membuat arus lalu lintas tersendat.
Meski terlihat dramatis, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Detik-Detik Kecelakaan di Jalan Minim Penerangan
Insiden bermula ketika truk bernomor polisi N 9816 UF yang dikemudikan Saman (50), warga Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, melaju dari arah Pasuruan menuju Ponorogo.
Saat melintas di lokasi yang gelap dan minim penerangan, truk bermuatan mi seberat sekitar dua ton itu diduga kehilangan kendali hingga menabrak median jalan. Benturan keras membuat kendaraan besar tersebut terguling ke sisi kiri dan menutup sebagian ruas jalan.
Tak lama berselang, mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi L 1158 JW yang berada di belakang truk mengalami nasib serupa. Pengemudi, Wiyanto (54), warga Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya, tidak sempat menghindar karena kondisi jalan yang gelap.
Mobil yang ditumpangi enam pemudik itu akhirnya menabrak pembatas jalan dan naik hingga tersangkut di median.
Wiyanto mengaku momen tersebut terjadi begitu cepat. Ia hanya bisa memastikan keselamatan para penumpangnya yang merupakan pemudik.
“Saya bawa enam penumpang. Mereka semua pemudik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua selamat,” ujarnya.
Meski selamat, pengalaman tersebut meninggalkan trauma tersendiri bagi rombongan yang tengah dalam perjalanan pulang kampung.
Menurut Wiyanto, kondisi jalan yang gelap serta minimnya rambu lalu lintas menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur demi keselamatan pengguna jalan, khususnya saat musim mudik yang padat.
“Kami mohon pemerintah melakukan perbaikan jalan. Kami ini rakyat kecil juga bayar pajak,” tegasnya.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Jombang. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur dengan penerangan terbatas.
“Kami imbau para pengendara untuk selalu waspada dan berhati-hati di jalan raya,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto