Tak Sekadar Turnamen, Surabaya Junior Football Cup 2026 Jadi Tempat Pembentukan Karakter Anak
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gelaran Surabaya Junior Football Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan SIER Rungkut tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antartim usia dini, tetapi juga mendapat dukungan luas dari dunia pendidikan. Salah satunya datang dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya atau Untag Surabaya yang menilai turnamen tersebut sebagai wadah penting pembentukan karakter generasi muda.
Turnamen sepak bola usia dini yang berlangsung meriah itu dinilai mampu menjadi ruang pembinaan atlet muda sekaligus sarana menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama sejak usia dini. Dukungan Untag Surabaya juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara pendidikan dan olahraga dalam mencetak generasi unggul di masa depan.
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, menegaskan bahwa kompetisi seperti Surabaya Junior Football Cup 2026 memiliki peran besar dalam membangun mental dan karakter anak-anak yang nantinya akan menghadapi persaingan global.
“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, sportif, tangguh, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut adalah pilar utama di Untag Surabaya dalam melahirkan generasi yang adaptif dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Untag Surabaya dalam ajang tersebut merupakan bentuk nyata komitmen kampus dalam mendukung lahirnya bibit-bibit unggul Indonesia yang siap bersaing di tingkat internasional. Terlebih, dunia pendidikan saat ini tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan soft skill dan kepemimpinan.
Sebagai Kampus Merah Putih, Untag Surabaya terus mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki integritas, kreativitas, dan mental juara. Kampus ini juga aktif membuka ruang kolaborasi bagi pelajar dan mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik, termasuk olahraga dan seni.
“Untag Surabaya berkomitmen mendampingi para pelajar sejak dini sebagai bibit unggul generasi global agar memiliki kesiapan menghadapi persaingan dunia yang semakin kompetitif,” tambah Supangat.
Editor : Arif Ardliyanto