Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Penari Jaranan Buto Kesurupan di Depan Ribuan Mahasiswa, Bikin Suasana Mendadak Tegang
Advertisement . Scroll to see content

Kampus di Surabaya Ini Punya Strategi Khusus Cetak Dokter yang Siap Terjun ke Lapangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:00 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Kampus di Surabaya Ini Punya Strategi Khusus Cetak Dokter yang Siap Terjun ke Lapangan
Untag Surabaya memperkuat fasilitas Fakultas Kedokteran dengan laboratorium sistem pernapasan sebagai unggulan, guna mencetak dokter kompeten dan siap menghadapi kebutuhan medis masa depan. (Foto: Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Upaya mencetak dokter yang tak sekadar lulus, tetapi benar-benar siap terjun ke masyarakat, terus dilakukan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kampus ini kini menaruh perhatian besar pada penguatan fasilitas Fakultas Kedokteran sebagai fondasi utama pembelajaran yang lebih aplikatif.

Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga medis berkualitas, Untag Surabaya memilih langkah strategis: membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar yang lebih nyata melalui fasilitas laboratorium modern.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menegaskan bahwa pengembangan sarana pendidikan kedokteran menjadi prioritas penting kampus. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus terbiasa menghadapi simulasi kondisi medis secara langsung.

“Kami menyiapkan berbagai fasilitas laboratorium untuk mendukung pembelajaran mahasiswa kedokteran. Salah satu keunggulan yang kami kembangkan adalah laboratorium yang fokus pada sistem pernapasan,” ujarnya.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Sistem pernapasan dipilih sebagai fokus unggulan karena relevansinya yang tinggi dengan berbagai tantangan kesehatan global, mulai dari penyakit paru hingga infeksi saluran pernapasan yang masih menjadi perhatian serius.

Dengan adanya laboratorium khusus tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami lebih dalam tentang mekanisme kerja paru-paru, diagnosis penyakit, hingga penanganan medis berbasis praktik.

“Ini menjadi ciri khas kami. Mahasiswa bisa mempelajari kesehatan paru dan sistem respirasi secara lebih komprehensif,” tambah Harjo.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut