Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Efisiensi Energi hingga Pengelolaan Limbah, Perusahaan Ini Berhasil Dapat Penghargaan Penting
Advertisement . Scroll to see content

Pasokan BBM Diklaim Aman, Warga Diminta Tetap Tenang dan Hindari Panic Buying

Rabu, 01 April 2026 | 19:08 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Pasokan BBM Diklaim Aman, Warga Diminta Tetap Tenang dan Hindari Panic Buying
Harga BBM dipastikan tidak naik per 1 April 2026. Pertamina menjamin stok aman dan mengimbau masyarakat tidak panic buying di tengah kondisi ekonomi global. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, secercah kabar menenangkan datang bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026.

Kepastian ini menjadi angin segar, terutama bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada stabilitas harga energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Dari pengemudi ojek hingga pelaku usaha mikro, keputusan ini memberi ruang bernapas di tengah tekanan biaya hidup.

Melalui PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan mencukupi. Tidak hanya itu, distribusi energi juga dijaga agar tetap lancar hingga ke berbagai wilayah, termasuk daerah yang selama ini kerap mengalami kendala pasokan.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari memperkuat koordinasi dengan pemasok, mengoptimalkan rantai distribusi, hingga memastikan pengelolaan stok berjalan secara terukur. Semua upaya ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan BBM.

Dalam pertemuan antara jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Menurutnya, menjaga ketenangan dan menggunakan energi secara bijak merupakan bagian penting dalam menghadapi situasi global yang belum sepenuhnya stabil. Ia menekankan bahwa krisis global memang memberi dampak hingga ke daerah, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut