get app
inews
Aa Text
Read Next : Cahaya Lilin Warnai Misa Vigili Paskah di Gereja St. Yosef Kediri

Jumat Agung, Momen Refleksi Pengorbanan dan Pengampunan

Jum'at, 03 April 2026 | 17:29 WIB
header img
Ilustrasi - Jumat Agung, kisah pengorbanan yang mengajarkan kasih tanpa batas. Foto : AI

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Jumat Agung menjadi salah satu momen paling sakral dalam rangkaian perayaan Paskah umat Kristiani di seluruh dunia. Hari ini diperingati sebagai wafatnya Yesus Kristus di kayu salib di Bukit Golgota, sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa umat manusia.

Peristiwa ini tidak hanya dimaknai sebagai duka, tetapi juga simbol kasih yang begitu besar. Dalam ajaran Kekristenan, Jumat Agung menjadi waktu untuk merenungkan nilai pengampunan, kerendahan hati, serta pengorbanan bagi sesama.

Ibadah Jumat Agung di berbagai gereja umumnya berlangsung khidmat dan sederhana. Liturgi diselenggarakan tanpa kemeriahan, sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa penyaliban. Umat juga mengikuti Jalan Salib, yang menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus hingga wafat di kayu salib.

Makna utama Jumat Agung terletak pada pesan kasih tanpa batas. Pengorbanan tersebut menjadi teladan bahwa cinta sejati tidak mengenal pamrih dan mampu melampaui penderitaan. Nilai ini relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, kerja, maupun masyarakat.

Selain itu, Jumat Agung menjadi momentum introspeksi diri. Umat diajak untuk merefleksikan kesalahan, memperbaiki sikap, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan. Keheningan pada hari ini dimaknai sebagai ruang untuk berdamai dengan diri sendiri dan sesama.

Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Gomar Gultom, menyampaikan bahwa Jumat Agung mengingatkan pentingnya pengampunan sejati. “Pengorbanan Yesus Kristus menjadi teladan bahwa kasih mampu mengalahkan kebencian. Ini relevan di tengah kehidupan sosial yang kerap diwarnai perpecahan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Sementara itu, Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Suharyo, menuturkan bahwa Jumat Agung adalah waktu untuk memperdalam keheningan batin. “Dalam keheningan, umat diajak berdamai dengan diri sendiri, sesama, dan Tuhan, serta memperbarui komitmen hidup dalam kasih,” tuturnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut