Hindari Jebakan Soal Saat TKA, Ini Cara Mudah Kenali Jawaban dengan Cepat dan Benar
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), ratusan siswa mengikuti workshop strategi menjawab soal yang digelar oleh SMA IPIEMS Surabaya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten untuk membedah trik mengerjakan soal secara cepat, tepat, dan terarah.
Salah satu narasumber, Dr. Abdul Kholik., M.Pd, mengungkapkan pentingnya memahami matriks kompetensi dalam TKA sebagai dasar utama sebelum mengerjakan soal.
“Intinya siswa harus memahami matriks kompetensi yang sudah disusun dalam TKA. Dari situ, mereka diajak bagaimana mengerjakan soal dengan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam Bahasa Indonesia terdapat sejumlah jebakan yang kerap membuat siswa keliru, terutama pada penggunaan kata baku.
“Contohnya seperti ‘praktik’ dan ‘praktek’. Siswa harus paham konsep penyandingan kata dengan kata lain yang berdekatan. Ini sering jadi jebakan,” jelasnya.

Selain itu, teknik membaca cepat juga menjadi kunci penting dalam menjawab soal berbasis teks panjang.
“Biasanya ada kata kunci di setiap kalimat. Itu yang harus ditemukan dan dihubungkan, bukan menikmati semua kata. Kalau dibaca semua, teks panjang justru menurunkan konsentrasi,” tambahnya.
Menurutnya, soal TKA juga sering menghadirkan dua opsi jawaban yang tampak benar. Di sinilah ketelitian siswa diuji.
“Ambil kata kunci pembeda dari dua jawaban tersebut, lalu cocokkan kembali dengan teks. Kalau maknanya sama, pilih yang paling sesuai secara tekstual,” tegasnya.
Ia berharap siswa mampu memahami bahwa seluruh materi TKA sebenarnya sudah terstruktur dalam konsep matriks yang disediakan oleh Pusmendik.
Sementara itu, narasumber lainnya, Saidi Amin., M.Pd, menekankan pentingnya pemahaman konsep dalam mengerjakan soal Matematika, bukan sekadar menghafal rumus.
“Matematika itu soal logika. Siswa harus memahami cara kerja soal, bukan hanya menghafal rumus. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa menemukan cara tercepat untuk menyelesaikan soal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa latihan yang konsisten akan membantu siswa mengenali pola soal yang sering muncul dalam TKA.
Kepala SMA IPIEMS Surabaya, Sukariono, S.Pd, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul.
“Ini adalah implementasi visi SMA IPIEMS untuk menciptakan siswa-siswa unggul. Kami ingin berkontribusi kepada masyarakat, terutama di momen krusial seperti TKA ini,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa latar belakang IPIEMS yang berawal dari lembaga bimbingan belajar menjadi alasan kuat digelarnya kegiatan ini.
“Banyak permintaan dari masyarakat. Karena itu kami menghadirkan workshop yang fokus pada pengembangan akademik siswa, dan alhamdulillah mendapat dukungan dari Kepala Dinas,” lanjutnya.
Tak hanya itu, pihak sekolah juga berharap kegiatan ini mampu menjaring siswa berprestasi untuk jenjang lebih tinggi.
“Harapannya, nilai TKA anak-anak bagus dan bisa berlanjut ke olimpiade, sehingga prestasi mereka terus berkembang,” imbuhnya.
Salah satu peserta workshop, Kharisma, siswa SMP di Surabaya, mengaku terbantu dengan materi yang diberikan. Ia bahkan mengungkapkan kesulitannya selama ini dalam menghadapi soal jebakan.
“Saya sering bingung kalau ada dua jawaban yang hampir sama. Kadang keduanya terlihat benar, jadi ragu memilih,” ujarnya.
Melalui workshop ini, ia mulai memahami cara membedakan jawaban dengan melihat kata kunci dan mencocokkannya dengan isi bacaan.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan siswa tidak hanya siap menghadapi TKA, tetapi juga memiliki strategi yang matang dalam menjawab soal secara efektif dan efisien.
Editor : Arif Ardliyanto