Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seleksi Ketua DPC PKB Jatim Ketat, Gandeng Fakultas Psikologi Malang, 189 Lolos Uji Kepemimpinan
Advertisement . Scroll to see content

Perebutan Kursi Ketua PKB Jombang Memanas, Gus Salman hingga Ketua DPRD Masuk Bursa Kandidat

Minggu, 05 April 2026 | 15:51 WIB
  • author Zainul Arifin
Perebutan Kursi Ketua PKB Jombang Memanas, Gus Salman hingga Ketua DPRD Masuk Bursa Kandidat
Tujuh nama bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC PKB Jombang periode 2026-2031. Wabup Gus Salman hingga Ketua DPRD Hadi Atmaji masuk bursa, proses seleksi ketat menanti. Foto Zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Atmosfer politik di Jombang mulai terasa hangat. Perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memasuki babak serius, dengan munculnya tujuh nama kandidat yang siap bersaing untuk memimpin partai lima tahun ke depan.

Menariknya, dari deretan nama tersebut, terselip sosok Wakil Bupati Jombang, KH Salmanudin Yazid atau yang akrab disapa Gus Salman. Kehadirannya memberi warna tersendiri dalam kontestasi yang diprediksi berlangsung dinamis.

Tujuh kandidat itu mencuat dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) PKB Jombang yang digelar di salah satu hotel di Jombang, Minggu (5/4/2026). Selain Gus Salman, nama-nama lain yang ikut meramaikan bursa adalah Hadi Atmaji (Ketua DPRD Jombang sekaligus Ketua DPC PKB periode 2021-2026), Anas Burhani (Sekretaris DPC PKB), M. Waliyul Hakim (Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim), serta tiga anggota Fraksi PKB Jombang: Kartiyono, Fauzan, dan Erna Kuswati.

Panitia Muscab PKB Jombang, M. Subaidi Muchtar, mengungkapkan bahwa nama-nama tersebut merupakan kombinasi hasil pemetaan dari DPP dan usulan langsung dari peserta forum.

“Dari DPP ada lima nama, kemudian di forum muncul tambahan dua nama lagi, termasuk Gus Salman dan Erna Kuswati,” jelas Subaidi di sela-sela kegiatan.

Menariknya, nama Gus Salman tak hanya diusulkan sebagai calon ketua Tanfidziah, tetapi juga sempat masuk dalam pembahasan untuk posisi Suriyah. Hal ini menunjukkan kuatnya pengaruh dan fleksibilitas peran yang dimiliki tokoh tersebut di internal partai.

Namun, jalan menuju kursi ketua tidaklah mudah. Semua kandidat wajib melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang menjadi standar penilaian partai.

Subaidi menjelaskan, proses seleksi dimulai dengan Uji Kemampuan dan Kompetensi (UKK) yang dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026. Tes ini menggunakan pendekatan psikologi saintifik dan melibatkan lembaga profesional dari Universitas Malang.

“Hasil UKK akan dilaporkan ke DPW dan DPP, lalu dilanjutkan dengan tahap wawancara. Dari situ akan muncul skor yang menjadi dasar penentuan akhir oleh DPP,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan, memastikan bahwa forum Muscab berlangsung lengkap dan dihadiri 21 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Jombang. Ia menilai forum ini tidak hanya menjadi ajang penjaringan calon, tetapi juga momentum konsolidasi partai.

“Forum menerima laporan pertanggungjawaban DPC dan juga menghasilkan nama-nama calon ketua, termasuk tambahan usulan dari peserta,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kontestasi, Muscab PKB Jombang juga merumuskan arah kebijakan strategis ke depan. Fokus utama partai tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, nelayan, hingga kesejahteraan santri.

Tak kalah penting, penguatan kaderisasi dan sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU) juga menjadi prioritas, mengingat basis kultural PKB yang lekat dengan kalangan pesantren.

Dengan komposisi kandidat yang beragam—mulai dari petahana, legislator, hingga tokoh eksekutif—persaingan menuju kursi Ketua DPC PKB Jombang dipastikan akan berlangsung ketat. Publik pun kini menanti, siapa sosok yang akhirnya dipercaya membawa arah baru bagi PKB di Kota Santri tersebut.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut