Bikin Bangga! Tim Smart Agro Tembus Nasional, Atlet Jujitsu Kampus Asal Surabaya Ini Panen Medali
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kebanggaan menyelimuti civitas akademika Universitas Wijaya Putra (UWP). Di tengah suasana hangat Halal Bihalal, deretan prestasi mahasiswa tak hanya diumumkan, tetapi juga dirayakan dengan penuh haru dan semangat.
Dari inovasi teknologi hingga ketangguhan di arena bela diri, mahasiswa UWP menunjukkan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan kerja keras dan keberanian melangkah.
Sorotan utama tertuju pada Tim Smart Agro yang sukses menembus Top 50 Innovillage, sebuah ajang inovasi sosial berbasis teknologi tingkat nasional. Di sisi lain, UKM Jujitsu UWP tampil luar biasa dengan menyabet gelar juara umum dalam Kejuaraan Antar Dojo se-Indonesia SLC CUP 2026.

Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata kualitas mahasiswa UWP yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam berbagai bidang.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Mahasiswa UWP mampu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki daya juang tinggi. Prestasi ini harus menjadi pemicu untuk terus berkembang dan membawa nama kampus ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kampus akan terus memberikan dukungan penuh, mulai dari fasilitas, pendanaan, hingga pembinaan, agar mahasiswa dapat terus berprestasi.
Di balik pencapaian Top 50 Innovillage, ada perjuangan panjang yang dilalui Tim Smart Agro. Tim yang beranggotakan Marselinus Reinaldi, Rio Setiawan, dan Andrian Ardiansyah ini mengusung solusi inovatif di bidang pertanian cerdas.
Di bawah bimbingan M. Harist Murdani, M.Sc., mereka berhasil bersaing dengan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ajang Innovillage sendiri dikenal sebagai program bergengsi yang digagas oleh Danantara bersama Telkom Indonesia, dengan fokus pada pengembangan solusi teknologi untuk menjawab persoalan masyarakat.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka “Top 50”, tetapi juga menjadi simbol bahwa ide-ide mahasiswa daerah mampu bersaing di panggung nasional.
Tak kalah membanggakan, UKM Jujitsu UWP mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih 26 medali emas, 11 perak, dan 4 perunggu, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara umum di SLC CUP 2026.
Beberapa nama atlet yang mencuri perhatian antara lain:
Shalasa Rafika – Juara 1 Kumite Reguler Putri Kelas A
Nadya Novitasari – Juara 1 Fighting System Putri Kelas Bebas
Ibrahim Movic – Juara 3 Fighting System Putra Kelas A
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa konsistensi latihan dan semangat pantang menyerah mampu membawa hasil gemilang.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Esa Wahyu Endarti, M.Si., menegaskan bahwa prestasi mahasiswa tidak lepas dari peran aktif kampus dalam membina dan memfasilitasi potensi mereka.
“Kemahasiswaan adalah jantung dinamika kampus. Kami akan terus memperkuat program pembinaan, mulai dari pencarian bakat hingga pendampingan lomba. Kami juga membuka peluang lebih luas melalui jalur prestasi bagi calon mahasiswa,” jelasnya.
Menurutnya, prestasi seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba, berproses, dan berprestasi.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan Halal Bihalal ini menjadi ruang refleksi sekaligus motivasi. Prestasi yang diraih mahasiswa UWP menjadi cerita inspiratif bahwa keberhasilan lahir dari kerja keras, kolaborasi, dan keberanian untuk bermimpi.
Komitmen UWP untuk menjadi universitas terkemuka dalam pengembangan sociopreneurship berbasis riset pada 2030 pun semakin terasa nyata.
Bagi para calon mahasiswa, kisah ini bukan hanya kabar prestasi—tetapi juga undangan terbuka untuk ikut menjadi bagian dari generasi muda yang berani menciptakan perubahan.
Editor : Arif Ardliyanto