Kembangkan Teknologi Canggih, Kampus Surabaya Ini Lakukan Riset Bersama Kampus Malaysia
Bidang teknik dipilih sebagai fokus utama karena dinilai strategis, seiring kebutuhan Indonesia dan Malaysia dalam pembangunan infrastruktur serta pengembangan teknologi.
Pihak UTHM pun menyambut positif kerja sama ini. Rahisham menyebut UNTAG Surabaya sebagai mitra yang memiliki visi sejalan dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat pascasarjana.
“Kami melihat UNTAG sebagai partner yang tepat. Kolaborasi ini akan memperkuat upaya mencetak profesional unggulan dengan perspektif global,” ungkapnya.
Ke depan, UTHM berencana mengembangkan program konkret seperti riset bersama dengan pendanaan kolaboratif dan skema pertukaran mahasiswa yang lebih terstruktur.
Berdasarkan kesepakatan, LoI ini berlaku mulai 6 April 2026 hingga lima tahun ke depan dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Kerja sama ini juga mengedepankan prinsip kesetaraan, timbal balik, serta itikad baik, dengan tetap mematuhi regulasi di Indonesia dan Malaysia.
Sebagai langkah awal implementasi, kedua kampus sepakat membentuk tim khusus yang akan merumuskan program prioritas dalam waktu tiga bulan ke depan.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas riset dan pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia di sektor pendidikan tinggi.
Dengan sinergi ini, UNTAG Surabaya dan UTHM optimistis dapat melahirkan inovasi baru sekaligus mencetak generasi akademisi yang siap bersaing di kancah global.
Editor : Arif Ardliyanto