get app
inews
Aa Text
Read Next : Fokus Karakter dan Teknik, Sekolah Sepakbola di Surabaya Ini Serius Cetak Pemain Di Usia Dini

Drama Menit Akhir di Liga TopSkor KU-16 Surabaya, Gol Salomo Selamatkan Diklat Putra Bangsa

Minggu, 12 April 2026 | 04:56 WIB
header img
Liga TopSkor KU-16 Surabaya menghadirkan laga sengit penuh kejutan. FFA dan Gufa menang meyakinkan, sementara duel Bina Mandiri vs Diklat Putra Bangsa berakhir dramatis. Foto alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Atmosfer panas langsung terasa dalam lanjutan Liga TopSkor KU-16 Surabaya. Tiga pertandingan yang digelar tak hanya menyuguhkan persaingan ketat, tetapi juga cerita penuh emosi—dari dominasi permainan, hujan gol, hingga drama penentuan di detik akhir.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi pertandingan sudah tinggi. Para pemain muda tampil tanpa beban, namun penuh ambisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.

Laga pembuka mempertemukan Deltras Academy dengan FFA. Pertandingan ini menjadi panggung bagi FFA yang tampil lebih tajam dan efektif. Serangan cepat yang mereka bangun sejak awal berhasil menembus lini pertahanan Deltras. Hasilnya, FFA mengunci kemenangan dengan skor 3-1, meninggalkan Deltras yang harus mengevaluasi koordinasi lini belakangnya.

Pertandingan kedua tak kalah seru. El Kisi berhadapan dengan Gufa dalam duel yang sarat adu taktik. Gufa tampil solid dengan permainan kolektif yang rapi dan disiplin. Mereka mampu mengendalikan ritme pertandingan hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-1. Konsistensi permainan menjadi kunci keberhasilan Gufa meraih poin penuh.

Namun, sorotan utama justru hadir di pertandingan ketiga antara Bina Mandiri dan Diklat Putra Bangsa. Laga ini menyuguhkan drama yang membuat penonton terpaku hingga menit akhir.

Bina Mandiri sempat berada di atas angin setelah unggul lebih dulu. Permainan mereka terlihat terorganisir dan percaya diri untuk mengamankan kemenangan. Waktu terus berjalan, dan kemenangan seolah sudah di depan mata.

Namun, situasi berubah drastis di menit-menit akhir. Diklat Putra Bangsa menunjukkan mental pantang menyerah. Di tengah tekanan dan waktu yang semakin menipis, mereka justru menemukan momentum.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut