get app
inews
Aa Text
Read Next : Fantastis! Gaji Direksi BUMD Jatim Tembus Rp160 Juta, Kinerja Jadi Sorotan

Persida Muda Sapu Bersih Trofeo, Sinyal Kuat Sidoarjo Siap Tempur di Liga Soeratin U-13

Senin, 13 April 2026 | 14:18 WIB
header img
Persida Muda tampil dominan di trofeo Askab PSSI Sidoarjo dengan dua kemenangan. Ajang ini jadi tolok ukur kesiapan tim jelang Liga Soeratin U-13. (Foto: Alup).

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Semangat membangun sepak bola usia dini di Kabupaten Sidoarjo terus digelorakan. Askab PSSI Sidoarjo memilih cara yang tidak biasa, menghadirkan atmosfer kompetisi sejak dini melalui laga trofeo yang mempertemukan tiga tim muda penuh potensi.

Di tengah panasnya persaingan, Persida Muda muncul sebagai sorotan. Tim ini tak sekadar menang, tetapi menunjukkan karakter permainan yang matang—sesuatu yang jarang terlihat di level usia 13 tahun.

Laga pembuka langsung menyajikan duel sengit saat Persida Muda menghadapi FFA Sidoarjo. Sejak peluit awal, anak-anak muda Persida tampil tanpa ragu. Serangan demi serangan dibangun dengan cepat, disertai keberanian mengambil keputusan di area krusial. Hasilnya, kemenangan 4-2 berhasil diamankan dengan penuh percaya diri.

Bukan hanya soal skor, permainan agresif dan determinasi tinggi menjadi pembeda. Para pemain terlihat menikmati tekanan, bukan justru tertekan oleh situasi pertandingan.

Momentum itu berlanjut di laga kedua. Menghadapi Sinar Harapan, Persida Muda kembali tampil disiplin dan efektif. Tanpa banyak celah, mereka menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0—membuktikan konsistensi yang mulai terbentuk dalam tim.

Bagi Askab PSSI Sidoarjo, trofeo ini bukan sekadar ajang uji coba. Lebih dari itu, ini adalah simulasi kecil dari kerasnya kompetisi Liga Soeratin U-13 yang sesungguhnya.

Direktur Teknik Askab PSSI Sidoarjo, Miftachul Huda, menegaskan bahwa yang mereka cari bukan hanya hasil akhir, melainkan proses di dalam lapangan.

“Ini bukan sekadar menang atau kalah. Kami ingin melihat bagaimana pemain mengambil keputusan, bagaimana mereka merespons tekanan. Dari sini terlihat siapa yang benar-benar siap,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan usia dini tidak bisa hanya bertumpu pada kemampuan teknik. Mental bertanding dan ketahanan dalam situasi sulit justru menjadi fondasi penting yang harus dibangun sejak awal.

Hal senada disampaikan Ketua Bidang Pengembangan Usia Dini Askab PSSI Sidoarjo, Achmad Sho’iril. Ia mengakui hasil yang diraih cukup menggembirakan, namun masih banyak detail permainan yang perlu diperbaiki.

“Kami tidak ingin cepat puas. Evaluasi tetap ada, karena target kami bukan hanya menang di uji coba, tapi mampu bersaing secara konsisten di Liga Soeratin,” katanya.

Kini, Persida Muda memang layak disebut sebagai tolok ukur kekuatan sementara. Namun perjalanan masih panjang. Liga Soeratin U-13 akan menjadi panggung sesungguhnya—tempat di mana mental, konsistensi, dan kerja keras akan benar-benar diuji.

Bagi para pemain muda ini, trofeo bukan akhir, melainkan awal dari mimpi yang sedang mereka kejar.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut