Liga Padel Mirip Format Eropa Dimulai di Surabaya, Klub dan Komunitas Berebut Promosi
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perkembangan olahraga padel di Indonesia terus menunjukkan tren positif, terutama di Surabaya. Kini, upaya memperkuat ekosistem olahraga tersebut mulai diarahkan lebih serius melalui penyelenggaraan liga kompetitif dengan sistem berjenjang.
Inisiatif ini digagas oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur yang menghadirkan format liga berbeda dari kebanyakan turnamen pada umumnya. Tidak sekadar pertandingan biasa, kompetisi ini mengusung sistem promosi dan degradasi antar divisi guna menciptakan persaingan yang lebih dinamis dan berkelanjutan.
Ketua PBPI Jawa Timur, Rudie Riesdianto, menegaskan bahwa konsep liga ini dirancang untuk membangun mental bertanding sekaligus menjaga konsistensi performa para pemain.
“Setiap pertandingan punya dampak besar terhadap posisi tim. Jadi, mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berjuang menjaga stabilitas performa sepanjang musim,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, liga dibagi menjadi dua tingkatan. Divisi utama diisi oleh klub-klub padel, sementara divisi kedua menjadi wadah bagi komunitas untuk ikut berkompetisi. Sistem ini membuka peluang bagi tim dari divisi bawah untuk naik kasta, sekaligus memberi konsekuensi bagi tim dengan performa terendah untuk turun divisi.
Model kompetisi seperti ini sudah lazim digunakan di berbagai ajang olahraga internasional karena dinilai efektif menjaga kualitas persaingan.
League Director, Steven Eka Halim, menyebut kehadiran liga ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas partisipasi masyarakat. Tidak hanya atlet profesional, komunitas padel pun mendapat ruang berkembang secara kompetitif.
“Ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga membuka jalur pembinaan. Komunitas bisa naik level jika menunjukkan performa yang baik,” jelasnya.
Selain itu, penyelenggaraan liga turut didukung oleh perangkat pertandingan yang profesional, mulai dari wasit bersertifikasi hingga manajemen turnamen yang tertata. Hal ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan standar olahraga padel di Indonesia.
Sebagai informasi, padel merupakan olahraga yang menggabungkan unsur tenis dan squash. Permainannya dilakukan secara ganda di lapangan berdinding, sehingga membutuhkan strategi, kecepatan refleks, dan kerja sama tim yang solid.
Tak hanya menarik, olahraga ini juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kebugaran jantung, melatih koordinasi tubuh, serta membantu meredakan stres.
Wakil Ketua Umum KONI Jawa Timur, Deddy Suhayadi, menilai perkembangan padel sebagai peluang besar untuk memperkaya pilihan olahraga masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan.
“Padel tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga melatih fokus dan refleks. Ini sangat relevan dengan gaya hidup modern saat ini,” katanya.
Dengan semakin masifnya kompetisi dan tumbuhnya komunitas, padel diyakini memiliki prospek cerah sebagai olahraga alternatif. Tak hanya menjadi tren gaya hidup, tetapi juga berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.
Editor : Arif Ardliyanto