Tak Hanya Kreativitas, Stimulasi Motorik dan Nutrisi Jadi Kunci Anak Cepat Tanggap
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Sebanyak 1.100 anak memadati Gedung Olahraga (GOR) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya untuk mengikuti lomba menggambar dan mewarnai, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi kreativitas, tetapi juga ruang edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya nutrisi dan stimulasi di periode emas (golden age) anak. Keseruan acara semakin memuncak dengan kehadiran Luisa Adreena, pemeran karakter Na Willa, yang mengajak anak-anak bermain dan menari bersama.
Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama Aditya, Sp.A, menjelaskan bahwa usia 1–5 tahun adalah fase krusial di mana pertumbuhan fisik dan otak berlangsung sangat pesat. Pada tahap ini, anak membutuhkan fondasi nutrisi yang lebih kuat.
“Anak memerlukan asupan penting seperti zat besi, DHA, protein, serta vitamin esensial untuk mendukung perkembangan kognitif agar lebih cepat tanggap dan tumbuh lebih tinggi. Susu pertumbuhan bisa menjadi solusi pemenuhan nutrisi harian, mengingat anak masih dalam tahap belajar makan,” ujar dr. Aisya.
Ia juga memberikan peringatan khusus mengenai risiko anemia. “Zat besi sangat krusial. Anak yang tampak sehat belum tentu bebas anemia. Jika terabaikan, dampaknya bisa panjang, mulai dari anak cepat lemas hingga penurunan prestasi belajar di sekolah,” tambahnya.
Head of SGM, Anissa Ardiella Putri menekankan bahwa peran ibu adalah pendidik pertama sekaligus teman bermain yang membentuk cara belajar anak. Melalui aktivitas menggambar dan mewarnai, anak mendapatkan stimulasi positif yang melatih konsentrasi dan motorik halus.
“Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang cepat tanggap dan percaya diri, seperti karakter Na Willa. Selain stimulasi, kami mendukung melalui inovasi nutrisi dengan zat besi 3x dan DHA 100% lebih tinggi untuk melengkapi kebutuhan harian mereka,” jelas Anissa.
Editor : Arif Ardliyanto