Tak Mau Kalah Start, PKB Jatim Tancap Gas Siapkan Kemenangan di Pemilu 2029
Tak hanya fokus eksternal, PKB Jatim juga membenahi kekuatan internal lewat penataan struktur DPAC hingga tingkat bawah. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Menurut Gus Halim, kemenangan politik tidak bisa diraih tanpa mesin partai yang solid dan terorganisir.
“Penguatan struktur dan kaderisasi adalah kunci. Partai harus siap menjawab tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada,” jelasnya.
Program ketiga menitikberatkan pada pemetaan dan penguatan zona pemenangan. PKB Jatim menegaskan tidak ingin kehilangan momentum dengan menunda persiapan.
Seluruh kader diminta langsung bergerak, bukan hanya menyusun strategi di atas kertas.
“Strategi harus segera dijalankan. Kader tidak cukup dilatih, tapi harus langsung ditugaskan di lapangan,” kata Gus Halim.
Sebagai langkah jangka panjang, PKB Jatim juga meluncurkan program pencalegan dini angkatan pertama. Tujuannya, menyiapkan kader yang matang dan memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat sebelum kontestasi dimulai.
Dengan cara ini, partai berharap mampu membangun kepercayaan publik secara lebih konsisten dan berkelanjutan.
Peluncuran empat program ini menjadi sinyal kuat bahwa PKB Jatim ingin tampil lebih agresif, terstruktur, dan progresif menghadapi dinamika politik ke depan.
Gus Halim menilai tantangan nasional saat ini semakin kompleks, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia menegaskan tidak ada ruang bagi kader untuk berdiam diri.
“Tidak ada waktu untuk jeda. PKB harus terus bekerja nyata, menjadi solusi di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Arif Ardliyanto