IPHI Surabaya Siap Salurkan Dana Umat, Wagub Jatim Beri Bocoran Kunci Suksesnya
Menurut Syukron, menjaga kemabruran haji justru menjadi tantangan terbesar yang harus dijawab melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Mencari mabrur itu sulit, tetapi mempertahankan kemabruran jauh lebih sulit. Karena itu, IPHI hadir untuk memastikan para alumni tetap memiliki tanggung jawab sosial,” tegasnya.
Dalam implementasinya, IPHI Surabaya akan menggandeng berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), untuk memastikan penyaluran dana umat tepat sasaran. Program tersebut mencakup bantuan bagi masyarakat kurang mampu hingga pembinaan mualaf.
“Nanti kita ajukan skema penyaluran dana umat kepada yang berhak menerima. Selama ini sudah berjalan melalui Baznas tingkat kota, termasuk pembinaan mualaf. Dukungan dari pemerintah kota juga sangat luar biasa,” jelas Syukron.

Dari sisi kesiapan internal, IPHI Surabaya memastikan sumber daya manusia yang dimiliki telah siap menjalankan peran strategis hingga tingkat kecamatan. Bahkan, IPHI kini dipercaya terlibat dalam bimbingan manasik haji di tingkat lokal.
“SDM kami siap. Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan juga sudah dipercayakan kepada IPHI. Ini menunjukkan bahwa kami memiliki spesialisasi dalam pembinaan jamaah dan alumni haji,” tambahnya.
Pelantikan pengurus IPHI Surabaya juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga tokoh agama. Di antaranya Ima Zahro, Ketua MTP Jatim, Prof. Lukman Arif (Wakil Rektor III UPN), Imam Hambali, MM (Pembina IPHI Surabaya), Arif (Kasi Kesra Pemkot Surabaya), Sururil Faizin, (Kepala Kemenag Surabaya), Mihmidaty (Pembina MTP Surabaya), Sringatin A. Martam, (Pembina IPHI Surabaya), Lucky Puspitorini, (Penasihat MTP Surabaya), serta Nasrul Nasihati, (Penasihat MTP Surabaya).
Kehadiran para tokoh tersebut mempertegas bahwa IPHI Surabaya memiliki posisi strategis dalam membangun gerakan sosial berbasis komunitas. Dengan semangat kolaborasi, IPHI diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam menjawab persoalan ekonomi dan sosial masyarakat Jatim.
Ke depan, IPHI Surabaya tidak hanya berperan menjaga kemabruran ibadah para alumni haji, tetapi juga menjadi penggerak solusi nyata bagi kesejahteraan umat. Sinergi yang terbangun diyakini menjadi kunci dalam menghadirkan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
Editor: Arif Ardliyanto