Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PLN Bakal Bangun 2 PLTS Raksasa di Jatim, Emil Klaim Pasokan Listrik untuk Industri Makin Aman
Advertisement . Scroll to see content

IPHI Surabaya Siap Salurkan Dana Umat, Wagub Jatim Beri Bocoran Kunci Suksesnya

Minggu, 03 Mei 2026 | 05:32 WIB
  • author Arif Ardliyanto
IPHI Surabaya Siap Salurkan Dana Umat, Wagub Jatim Beri Bocoran Kunci Suksesnya
IPHI Surabaya berkomitmen menyalurkan dana umat secara efektif. Emil Dardak menyebut solidaritas anggota jadi kekuatan utama. (Foto iNewsSurabaya.id/Arif).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menegaskan arah baru kepengurusan periode 2026–2031 dengan menjadikan aktivitas sosial sebagai fokus utama. Organisasi yang menaungi para alumni haji ini berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana umat agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat Jatim.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus IPHI Surabaya yang dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil E. Dardak. Dalam sambutannya, Emil menilai kekuatan IPHI terletak pada soliditas anggotanya yang mampu menjadi modal sosial besar untuk gerakan kebaikan berkelanjutan.

“Tingkat keaktifan dan kebersamaan anggota IPHI ini luar biasa. Ini menjadi modal penting untuk mewujudkan kemabruran sepanjang hayat. Berbuat baik secara berjemaah sangat diharapkan, dan IPHI Surabaya telah konsisten melakukannya,” ujar Emil.


IPHI Surabaya berkomitmen menyalurkan dana umat secara efektif. Emil Dardak menyebut solidaritas anggota jadi kekuatan utama. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mengelola dana umat agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah akan memperkuat dampak sosial yang dihasilkan.

“Pemprov Jawa Timur bersinergi dengan Baznas, Badan Wakaf, hingga Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Semua elemen ini bisa disatukan untuk menggalang modal sosial masyarakat. Jika disinergikan, langkahnya tidak akan tumpang tindih, tetapi saling menguatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPHI Kota Surabaya, M Syukron Djazilan, menegaskan bahwa IPHI tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi alumni haji, melainkan juga motor penggerak kepedulian sosial.

“IPHI adalah organisasi resmi yang sudah lama berdiri, dan kami melanjutkan amanah itu di periode 2026–2031. Harapannya, alumni haji tidak berhenti pada ritual, tetapi mampu menjaga kemabruran secara sosial dan spiritual,” ungkapnya.

Menurut Syukron, menjaga kemabruran haji justru menjadi tantangan terbesar yang harus dijawab melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

“Mencari mabrur itu sulit, tetapi mempertahankan kemabruran jauh lebih sulit. Karena itu, IPHI hadir untuk memastikan para alumni tetap memiliki tanggung jawab sosial,” tegasnya.

Dalam implementasinya, IPHI Surabaya akan menggandeng berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), untuk memastikan penyaluran dana umat tepat sasaran. Program tersebut mencakup bantuan bagi masyarakat kurang mampu hingga pembinaan mualaf.

“Nanti kita ajukan skema penyaluran dana umat kepada yang berhak menerima. Selama ini sudah berjalan melalui Baznas tingkat kota, termasuk pembinaan mualaf. Dukungan dari pemerintah kota juga sangat luar biasa,” jelas Syukron.


Ketua Umum IPHI Kota Surabaya, M. Syukron Djazilan, menegaskan bahwa IPHI tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi alumni haji, melainkan juga motor penggerak kepedulian sosial. (Foto iNewsSurabaya.id/arif).

Dari sisi kesiapan internal, IPHI Surabaya memastikan sumber daya manusia yang dimiliki telah siap menjalankan peran strategis hingga tingkat kecamatan. Bahkan, IPHI kini dipercaya terlibat dalam bimbingan manasik haji di tingkat lokal.

“SDM kami siap. Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan juga sudah dipercayakan kepada IPHI. Ini menunjukkan bahwa kami memiliki spesialisasi dalam pembinaan jamaah dan alumni haji,” tambahnya.

Pelantikan pengurus IPHI Surabaya juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga tokoh agama. Di antaranya Ima Zahro, Ketua MTP Jatim, Prof. Lukman Arif (Wakil Rektor III UPN), Imam Hambali, MM (Pembina IPHI Surabaya), Arif (Kasi Kesra Pemkot Surabaya), Sururil Faizin, (Kepala Kemenag Surabaya), Mihmidaty (Pembina MTP Surabaya), Sringatin A. Martam, (Pembina IPHI Surabaya), Lucky Puspitorini, (Penasihat MTP Surabaya), serta Nasrul Nasihati, (Penasihat MTP Surabaya).

Kehadiran para tokoh tersebut mempertegas bahwa IPHI Surabaya memiliki posisi strategis dalam membangun gerakan sosial berbasis komunitas. Dengan semangat kolaborasi, IPHI diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam menjawab persoalan ekonomi dan sosial masyarakat Jatim.

Ke depan, IPHI Surabaya tidak hanya berperan menjaga kemabruran ibadah para alumni haji, tetapi juga menjadi penggerak solusi nyata bagi kesejahteraan umat. Sinergi yang terbangun diyakini menjadi kunci dalam menghadirkan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut