get app
inews
Aa Text
Read Next : Misi Dagang Jatim-Sulut Bukukan Transaksi Rp1,8 Triliun, Didominasi Komoditas Pangan

Tak Mau Jual Bahan Mentah, Kolaka Utara Ingin Ada Industri Pengolahan Kakao dan Kelapa di Wilayahnya

Selasa, 12 Mei 2026 | 05:06 WIB
header img
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara membuka peluang investasi sektor kakao, kopi, kelapa, dan cengkeh melalui forum perdagangan dan investasi 2026. (Foto iNewsSurabaya.id/ilyas).

KOLAKA UTARA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus memperkuat langkah dalam menarik investor untuk mengembangkan potensi daerah. Melalui agenda Kolaka Utara Trade and Investment Forum 2026, sejumlah komoditas unggulan dipromosikan sebagai peluang investasi strategis yang menjanjikan bagi pasar nasional maupun internasional.

Komoditas yang ditawarkan dalam forum tersebut meliputi cengkeh, kelapa, kopi, hingga kakao yang selama ini menjadi sektor andalan masyarakat Kolaka Utara. Pemerintah daerah berharap, potensi tersebut tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tambah melalui hilirisasi industri.

Bupati Kolaka Utara, Nurrahman Umar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang aman dan sehat bagi para investor. Menurutnya, kepastian hukum menjadi faktor penting untuk menarik minat investasi jangka panjang.

“Kalau berbicara jaminan hukum, tentu kita harus bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Daerah tidak bisa menjaminkan sendiri karena terkait aturan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Nurrahman Umar.

Meski demikian, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tetap berupaya memberikan rasa aman bagi investor melalui sinergi bersama pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Nurrahman menilai, hilirisasi industri menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya industri pengolahan di daerah, bahan baku lokal seperti kakao, kopi, cengkeh, dan kelapa dapat diolah menjadi produk siap jual yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memperkuat daya saing daerah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kolaka Utara.

“Melalui industrialisasi itulah yang kita harapkan bisa memberikan manfaat, terutama dari segi nilai tambah, terbukanya lapangan kerja, dan peningkatan nilai dari produk yang dihasilkan industri tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara, Agusdin memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kolaka Utara Industry Trade and Investment Forum 2026 yang dinilai sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun perekonomian berbasis industri.

Menurut Agusdin, forum tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong Kolaka Utara agar tidak hanya dikenal sebagai penghasil bahan mentah, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menciptakan produk turunan bernilai tinggi.

“Ini merupakan sebuah lompatan pemikiran yang luar biasa dari pemerintah daerah untuk mendorong agar Kolaka Utara tidak lagi hanya memproduksi bahan baku,” ujarnya.

Ia berharap forum investasi tersebut mampu membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha dan investor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi, kami dari DPRD memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara atas kegiatan ini,” pungkas Agusdin.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut