Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Pemain Muda Tampil di Sidoarjo, Tunjukkan Mental Hasil Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Advertisement . Scroll to see content

21 SSB Ramaikan Surabaya Junior Football Club 2026, Persaingan Diprediksi Sengit

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:17 WIB
  • author Nelovka Aura
21 SSB Ramaikan Surabaya Junior Football Club 2026, Persaingan Diprediksi Sengit
Surabaya Junior Football Club 2026 resmi dimulai. Sebanyak 21 SSB di Jawa Timur siap bersaing menunjukkan kualitas pembinaan pemain muda dan berebut gelar juara. (Foto iNewsSurabaya.id/lira).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persaingan sengit sepak bola usia dini bakal mewarnai Kota Pahlawan. Sebanyak 21 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Jawa Timur dipastikan ambil bagian dalam ajang Surabaya Junior Football Club 2026.

Atmosfer kompetitif langsung terasa saat proses drawing resmi digelar di Gedung Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Para perwakilan klub dan akademi sepak bola tampak serius menyimak jalannya pengundian grup yang diprediksi menghadirkan duel panas sejak babak awal.

Beberapa tim unggulan bahkan harus berada dalam grup yang ketat. Kondisi tersebut membuat turnamen diperkirakan berlangsung menarik karena setiap tim dipastikan membawa misi besar untuk menunjukkan kualitas pembinaan pemain mudanya.


Surabaya Junior Football Club 2026 resmi dimulai. Sebanyak 21 SSB di Jawa Timur siap bersaing menunjukkan kualitas pembinaan pemain muda berebut gelar juara. (Foto iNewsSurabaya.id/lira).

Ajang Surabaya Junior Football Club 2026 bukan sekadar kompetisi biasa. Turnamen ini menjadi wadah penting bagi akademi dan SSB untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mencari bibit pesepak bola potensial yang siap berkembang ke level lebih tinggi.

Ketua Panitia Pelaksana, Saiful Arif, mengatakan kompetisi usia dini harus memiliki atmosfer pertandingan yang kompetitif agar para pemain muda terbiasa menghadapi tekanan sejak dini.

“Kompetisi usia dini harus memiliki kualitas dan atmosfer pertandingan yang serius agar pemain terbiasa dengan tekanan sejak muda. Kami ingin Surabaya Junior Football Club menjadi wadah lahirnya pemain-pemain potensial yang nantinya mampu bersaing di level nasional,” ujar Saiful Arif.

Menurutnya, antusiasme peserta pada tahun ini mengalami peningkatan dibanding edisi sebelumnya. Hal itu menunjukkan perkembangan pembinaan sepak bola usia muda di Surabaya terus tumbuh positif.

Sementara itu, pelatih Academy Unesa, Indra, menilai turnamen seperti ini sangat dibutuhkan pemain muda untuk membangun mental bertanding dan karakter di tengah persaingan sepak bola modern yang semakin kompetitif.

“Anak-anak sekarang membutuhkan kompetisi yang rutin dan berkualitas. Dari sini mental bertanding mereka terbentuk, termasuk keberanian mengambil keputusan di lapangan. Kompetisi seperti ini sangat positif untuk perkembangan pemain muda,” kata Indra.

Setelah hasil drawing resmi diumumkan, seluruh peserta kini mulai mempersiapkan strategi terbaik demi menghadapi persaingan menuju gelar juara. Dengan kualitas tim yang merata, Surabaya Junior Football Club 2026 dipastikan menjadi panggung pembinaan sepak bola usia dini yang penuh gengsi dan sarat persaingan.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut