get app
inews
Aa Text
Read Next : Terminal Petikemas Nilam Kedatangan Crane Listrik Modern dari China, Kapasitas 40 Ton

Persaingan Global Semakin Ketat, TPS Bongkar Kunci Bangkitkan Logistik Nasional di Era Digital

Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:26 WIB
header img
TPS terus meningkatkan kualitas SDM melalui program pembelajaran supply chain bersama praktisi perusahaan pelayaran global. (Foto Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah persaingan logistik global yang semakin ketat, peran terminal petikemas kini tak lagi sekadar menjadi lokasi bongkar muat barang. Lebih dari itu, terminal petikemas telah berkembang menjadi simpul strategis yang menentukan kelancaran distribusi barang antarnegara hingga efisiensi rantai pasok nasional.

Melihat pentingnya pemahaman tersebut, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menghadirkan program edukatif bertajuk “Understanding Supply Chain Logistics From The Shipping Line Perspective” yang memberikan gambaran langsung mengenai industri logistik dari sudut pandang perusahaan pelayaran internasional.

Dalam kegiatan tersebut, TPS menghadirkan GUNAWAN, S.Pi., S.H., M.M., Branch Manager perusahaan pelayaran global CMA CGM Surabaya sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman dan wawasan praktis terkait dinamika rantai pasok modern, tantangan operasional pelayaran, hingga strategi menjaga efisiensi distribusi barang global.

Program ini diikuti puluhan peserta magang internal TPS dari berbagai divisi, mulai dari SDM dan Umum, Teknologi Informasi, Keuangan dan Manajemen Risiko, HSSE, Operasi, hingga Komersial dan Sistem Manajemen.

Tak hanya memperoleh teori, peserta juga mendapatkan pemahaman aplikatif mengenai bagaimana perusahaan pelayaran internasional memandang kinerja terminal petikemas sebagai faktor penting dalam menjaga ketepatan jadwal kapal, efisiensi biaya logistik, hingga konektivitas perdagangan dunia.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor logistik dan kepelabuhanan.

“Para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman komprehensif terkait praktik supply chain modern, khususnya peran penting perusahaan pelayaran dan terminal petikemas seperti TPS dalam mendukung kelancaran arus barang global,” ujar Erika Asih Palupi.

Menurut Erika, sinkronisasi antara terminal petikemas dan perusahaan pelayaran menjadi elemen krusial dalam menjaga daya saing logistik nasional di tengah perubahan perdagangan internasional yang terus berkembang.

Dalam paparannya, Gunawan menjelaskan bahwa industri pelayaran global saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, efisiensi operasional, hingga kebutuhan integrasi sistem logistik yang semakin kompleks.

Dia menilai terminal petikemas memiliki posisi vital sebagai penghubung utama dalam rantai distribusi barang, sehingga kualitas layanan terminal sangat memengaruhi keputusan shipping line dalam menentukan rute maupun hub logistik internasional.

“Melalui program ini, TPS berharap dapat memperkaya wawasan pemagang dengan insight langsung dari pelaku industri, sehingga mampu meningkatkan kapabilitas dan daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan logistik global,” tambah Erika.

TPS juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya pembelajaran berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Ke depan, berbagai program serupa dengan tema strategis lainnya akan terus digelar guna menciptakan SDM unggul dan adaptif di sektor kepelabuhanan dan logistik nasional.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut