Pagelaran Seni SMA Surabaya Ini Curi Perhatian, Tari Remo hingga Kecak Pukau Ratusan Penonton
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kreativitas pelajar SMA di Kota Surabaya kembali mencuri perhatian publik. Ratusan pengunjung dibuat terpukau saat siswa-siswi SMA Wijaya Putra Surabaya menampilkan beragam pertunjukan seni dalam acara bertajuk Pagelaran Seni Come and See Extraordinary dan Kebhinekaan yang digelar di kawasan Food Junction.
Acara yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme siswa, guru, orang tua, hingga masyarakat umum yang datang menyaksikan penampilan para pelajar. Suasana semakin semarak dengan dekorasi panggung yang atraktif serta penampilan energik dari para peserta.
Berbagai kreativitas ditampilkan dalam pagelaran seni tahunan tersebut. Mulai dari tari tradisional, aksi pramuka, penampilan cheerleaders, musik modern, hingga showcase berbagai kegiatan ekstrakurikuler berhasil memikat perhatian pengunjung.

Tak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan meningkatkan rasa percaya diri di depan publik. Penampilan demi penampilan mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari para penonton yang memenuhi area acara.
Kepala SMA Wijaya Putra Surabaya, Andri Priyono DS., S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa, baik dari sisi mental maupun kemampuan komunikasi.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu membentuk karakter pemimpin, melatih mental, serta meningkatkan kemampuan komunikasi yang akan berguna di masa depan dengan tetap berlandaskan nilai budi pekerti yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan siswa tidak hanya berfokus pada akademik semata, tetapi juga kemampuan non-akademik yang dapat menunjang masa depan mereka. Pagelaran seni dinilai mampu melatih kerja sama, tanggung jawab, hingga keberanian tampil di hadapan banyak orang.
Selain pertunjukan seni, SMA Wijaya Putra juga memperkenalkan berbagai ekstrakurikuler unggulan seperti karya ilmiah remaja, jurnalistik, dan olahraga. Langkah ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa sesuai minat dan bakat masing-masing.
Menariknya, tema budaya yang diangkat dalam pagelaran seni tahun ini berbeda dari sebelumnya. SMA Wijaya Putra memilih budaya Jawa Timur dan Bali sebagai tema utama untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Nusantara kepada generasi muda.
“Untuk tahun ini kami mengambil tema Jawa Timur dan Bali, sehingga terdapat penampilan Tari Remo, Tari Jejeg, dan Tari Kecak,” ujar M. Pindawan Pujarnako, S.Pd., selaku penanggung jawab acara.
Penampilan tari daerah tersebut menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian pengunjung. Dengan kostum khas dan gerakan yang kompak, para siswa berhasil menghadirkan nuansa budaya yang kental di tengah modernitas Kota Surabaya.
Salah satu pengunjung, Muslikan Adiono, mengaku kagum dengan konsep acara yang dinilai berbeda dibanding sekolah lain.
“Karena SMA Wijaya Putra berani memperkenalkan sekolahnya di tempat-tempat ramai melalui bakat siswa-siswi dengan cara yang kreatif dan menarik perhatian banyak orang,” katanya.
Melalui Pagelaran Seni Come and See Extraordinary dan Kebhinekaan ini, SMA Wijaya Putra berharap para siswa semakin percaya diri, mampu mengembangkan kreativitas, serta memiliki kecintaan yang tinggi terhadap budaya Indonesia melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi.
Editor: Arif Ardliyanto