Mahasiswi Public Relation Jalani Magang di Industri Broadcasting, Ini Pengalaman dan Tantangannya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Raya Atina Royyani, membagikan pengalamannya menjalani program magang di Kompas TV Jawa Timur. Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dengan peminatan Public Relations (PR) karena harus beradaptasi dengan lingkungan kerja broadcasting yang dinamis dan serba cepat.
Menurut Raya, dunia kerja saat ini menuntut lulusan tidak hanya menguasai satu bidang tertentu, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan kebutuhan industri. Hal itu ia rasakan secara langsung selama mengikuti program magang di industri media televisi.
“Awalnya dunia broadcasting terasa cukup berbeda dengan bidang Public Relations yang saya pelajari di perkuliahan. Namun dari situ saya justru belajar banyak tentang kerja tim, koordinasi, dan bagaimana komunikasi berjalan di setiap proses produksi media,” ujar Raya.
Selama menjalani magang, Raya terlibat dalam berbagai aktivitas operasional media. Mulai dari mengamati proses produksi program, mengikuti persiapan siaran, hingga memahami alur koordinasi antar tim redaksi dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Lingkungan kerja media yang menuntut ketepatan dan kecepatan produksi menjadi tantangan baru bagi dirinya. Meski demikian, pengalaman tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah dalam pengembangan kompetensi profesional mahasiswa PR.
Tidak hanya memahami aspek teknis produksi siaran, Raya juga mengaku memperoleh pengalaman dalam meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal, manajemen waktu, penyelesaian masalah, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Magang ini membuat saya memahami bahwa praktik Public Relations tidak hanya berkaitan dengan publikasi atau membangun citra, tetapi juga tentang bagaimana komunikasi dijalankan secara terintegrasi di setiap lini kerja media,” katanya.
Ia menilai pengalaman berada di lingkungan broadcasting turut membentuk kemampuan adaptasi mahasiswa dalam menghadapi dinamika industri komunikasi modern. Menurutnya, kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja di berbagai sektor industri.
Selain itu, suasana kerja di Kompas TV Jawa Timur dinilai cukup mendukung proses pembelajaran mahasiswa magang. Praktisi dan pembimbing magang disebut memberikan ruang diskusi dan kesempatan belajar secara langsung terkait praktik kerja di industri media.
Pengalaman magang lintas peminatan ini menunjukkan bahwa batas antarbidang dalam ilmu komunikasi kini semakin fleksibel. Bagi mahasiswa PR, pengalaman di dunia broadcasting dinilai mampu memperluas sudut pandang sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi kebutuhan industri media dan komunikasi yang terus berkembang.
Penulis:
Raya Atina Royyani (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya)
Editor : Arif Ardliyanto