get app
inews
Aa Text
Read Next : Siswa SD Asal Boyolali Curi Perhatian NASA, Kini Dapat Beasiswa hingga SMA

Heboh Isu Pocong Jadi-Jadian di Sidoarjo, Polisi Tingkatkan Patroli

Senin, 25 Mei 2026 | 13:11 WIB
header img
Ilustrasi, warga Sidoarjo dihebohkan kabar pocong misterius. (Foto : AI).

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Isu teror pocong jadi-jadian yang ramai beredar di media sosial dan grup WhatsApp sempat membuat warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, resah. Kabar tersebut menyebut adanya sosok pocong misterius yang mendatangi rumah warga pada malam hari.

Keresahan warga semakin meningkat setelah beredar video yang memperlihatkan sosok pocong jadi-jadian diduga ditangkap warga di wilayah Tangerang, Jawa Barat. Video itu kemudian menyebar luas dan dikaitkan dengan situasi di Sidoarjo hingga memicu kekhawatiran masyarakat.

Meski isu tersebut ramai diperbincangkan, hingga kini warga Desa Ngampelsari mengaku belum pernah melihat langsung keberadaan sosok pocong tersebut. Sebagian warga bahkan menilai kabar itu hanyalah hoaks yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti masyarakat.

Salah satu warga, Rahmat Hidayat (32), mengaku hanya mengetahui informasi itu dari video yang beredar di media sosial. Namun, di lingkungan tempat tinggalnya tidak pernah terjadi kejadian serupa.

“Warga di sini banyak yang tidak terlalu merespons karena dianggap bohong belaka. Sampai sekarang juga tidak ada kejadian apa-apa,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Hal senada disampaikan Solikin (29). Ia menilai video yang beredar di grup WhatsApp kemungkinan berasal dari daerah lain dan bukan terjadi di Sidoarjo.

“Tidak benar kalau di desa kami ada pocong jadi-jadian. Di sini aman dan adem ayem. Video yang beredar itu sepertinya dari daerah Tangerang,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Candi Kompol Septiawan Adi Prihartono membenarkan pihaknya menerima informasi terkait isu tersebut dari media sosial dan grup WhatsApp warga. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kemunculan pocong jadi-jadian di wilayah Kecamatan Candi.

“Kami belum menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian itu. Informasi yang kami dapat juga berasal dari grup WhatsApp yang beredar di masyarakat,” ujar Septiawan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut