Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pakai Kebaya Setiap Senin Jadi Cara Baru Lestarikan Budaya, Begini Realisasinya!
Advertisement . Scroll to see content

Suasana Pecah! Intip Kemeriahan Bayu Skak Cs Sapa Penggemar Bioskop di Surabaya

Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB
  • author Andika
Suasana Pecah! Intip Kemeriahan Bayu Skak Cs Sapa Penggemar Bioskop di Surabaya
Yowis Band meriahkan Cinema Visit Sekawan Limo 2 di Surabaya. (Foto : Andika).

​SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Lagu ikonik "Gak Iso Turu" yang dibawakan oleh Yowis Band sukses menggetarkan ribuan penggemar dalam rangkaian Cinema Visit film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih di CGV BG Junction Surabaya, Minggu (31/5/2026). 

Penampilan energik tersebut memicu antusiasme luar biasa dari masyarakat yang memadati pusat perbelanjaan untuk bertemu langsung dengan jajaran pemain dan kru.

​Acara promosi film yang telah tayang serentak di bioskop sejak 27 Mei 2026 ini menghadirkan sang sutradara sekaligus aktor Bayu Skak, bersama jajaran pemeran utama seperti Benedictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, Cak Ukil, Devina Aureel, dan Yonki Setyabudi.

​Setelah menyapa penggemar di CGV BG Junction pada pukul 13.55 WIB dan 14.10 WIB, rombongan pemain melanjutkan safari promosi mereka ke XXI Ciputra World Surabaya pada malam harinya.

​Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang turut hadir menyaksikan film tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap karya terbaru sineas asal Jawa Timur ini. Pria yang akrab disapa Cak Armuji ini mengaku terkesan dengan pesan moral mendalam yang dibalut secara apik dalam genre komedi-horor.


Wakil Walikota Surabaya, Armuji. Foto: iNewsSBY

​Menurut Cak Armuji, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih menjadi refleksi sosial yang mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda mengambil jalan pintas dalam meraih kesuksesan maupun kekayaan (pesugihan).

​"Film ini memberikan pesan kuat bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Ketika seseorang memilih jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu secara instan, akan ada risiko besar dan konsekuensi logis yang harus dihadapi," ujar Cak Armuji usai menonton film.

​Ia menilai alur cerita film ini sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat. Keberhasilan film ini terletak pada kemampuannya menjaga keseimbangan emosi penonton—mulai dari ketegangan horor, ledakan komedi khas kelokalan, hingga momen haru yang menyentuh.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut