Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Anak Nasional 2026, Puluhan Anak Rasakan Pengalaman Jadi GM Hotel
Advertisement . Scroll to see content

Pakai Kebaya Setiap Senin Jadi Cara Baru Lestarikan Budaya, Begini Realisasinya!

Senin, 28 September 2026 | 21:14 WIB
  • author Andika
Pakai Kebaya Setiap Senin Jadi Cara Baru Lestarikan Budaya, Begini Realisasinya!
Lestarikan budaya lokal, Midtown Hotel Surabaya mewajibkan karyawan berkebaya tiap hari Senin. (Foto : Andika).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kebaya selama ini lekat dengan acara-acara tertentu, mulai dari pernikahan, upacara adat, hingga berbagai kegiatan resmi. Namun, busana tradisional tersebut kini juga bisa hadir dalam keseharian sebagai bagian dari upaya menjaga budaya Indonesia tetap dikenal.

Salah satunya dilakukan melalui kebiasaan mengenakan kebaya setiap Senin. Alih-alih hanya digunakan pada momentum khusus, kebaya menjadi busana yang dikenakan untuk beraktivitas dan bekerja seperti biasa.

Menariknya, tidak ada keharusan untuk menggunakan kebaya dari daerah tertentu. Setiap orang dapat memilih model kebaya berdasarkan daerah asal maupun ketertarikannya terhadap busana tradisional dari wilayah lain.

Dengan demikian, kebaya yang terlihat pun tidak seragam. Ada keberagaman model dan karakter busana yang sekaligus memperlihatkan betapa kayanya budaya Indonesia.

Cara tersebut membuat pengenalan budaya tidak selalu harus dilakukan melalui pertunjukan, festival, atau acara adat. Busana tradisional yang dikenakan dalam aktivitas sehari-hari juga dapat menjadi sarana untuk membuat masyarakat semakin akrab dengan warisan budaya Nusantara.

Kebiasaan mengenakan kebaya setiap Senin ini diterapkan oleh para karyawan Midtown Hotel Surabaya. Para karyawan diberikan kebebasan untuk menentukan kebaya yang ingin digunakan.

Marketing Communication Midtown Hotel Surabaya, Maria Larasati, mengatakan kebaya yang dikenakan tidak harus berasal dari daerah tempat karyawan bekerja.

“Kami tidak mewajibkan harus dari daerah sini atau daerah tertentu. Kami membebaskan karyawan untuk memakai kebaya sesuai dengan daerahnya atau mungkin mereka tertarik menggunakan kebaya dari daerah mana,” jelas Laras.

Menurut Laras, kebiasaan tersebut bukan bagian dari program promosi maupun pemberian potongan harga. Penggunaan kebaya lebih diarahkan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para tamu.

“Selain mungkin memperkenalkan juga, karena Midtown Hotel Surabaya ini salah satu jargonnya adalah Your Local Discovery. Jadi kami memperkenalkan budaya lokal kepada tamu-tamu kita,” katanya.

Pemilihan Senin sebagai hari mengenakan kebaya juga tidak didasari aturan khusus. Kebiasaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari aktivitas karyawan dalam mengawali pekan.

“Memang tidak ada aturan kenapa harus hari Senin dan tidak hari lainnya. Kami memang menggunakan kebaya pada hari Senin,” ujar Laras.

Kebebasan memilih kebaya dari berbagai daerah justru menjadi bagian dari pesan yang ingin ditampilkan. Perbedaan busana tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya berasal dari satu wilayah.

“Jadi nantinya beragam. Keberagaman itu juga memperkenalkan bahwa budaya di Indonesia ini banyak macamnya,” pungkasnya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut