get app
inews
Aa Text
Read Next : Duka Menjadi Pelajaran, BPJAMSOSTEK dan BRILink Dorong Kesadaran Jaminan Sosial

Heboh! Wanita Misterius Bobol Agen Bank di Banyuwangi, Rp19 Juta Raib Lewat Modus WhatsApp

Minggu, 07 Juni 2026 | 06:59 WIB
header img
Seorang wanita berhasil membawa kabur Rp19 juta dari agen BRILink di Banyuwangi dengan modus meminjam ponsel korban dan membajak akun WhatsApp untuk mengirim konfirmasi transfer palsu. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku mulai menjalankan rencana utamanya. Ia mengaku mengalami gangguan pada telepon genggam miliknya dan meminta izin meminjam ponsel korban untuk menghubungi suaminya yang disebut akan melakukan transfer dana.

Permintaan tersebut tidak menimbulkan kecurigaan. Korban pun meminjamkan telepon genggamnya selama beberapa menit.

"Handphone korban dipinjam sekitar lima menit. Setelah dikembalikan, pelaku menunjukkan foto bukti transfer senilai Rp19 juta dan mengaku dana sudah dikirim," kata Budi.

Polisi menduga dalam waktu singkat itu pelaku berhasil membajak akun WhatsApp milik salah satu karyawan agen BRILink. Akun yang diretas tersebut kemudian digunakan untuk mengirimkan konfirmasi palsu kepada korban.

Saat Dewi melakukan pengecekan melalui WhatsApp, pesan yang masuk dari akun milik Nurul seolah-olah memastikan bahwa dana Rp19 juta telah diterima di rekening tujuan.

Merasa transaksi telah berhasil dan uang sudah masuk, korban langsung menyerahkan uang tunai Rp19 juta kepada pelaku.

Tak lama setelah menerima uang tersebut, perempuan itu segera meninggalkan lokasi.

Korban Baru Sadar Setelah Dana Tak Pernah Masuk

Aksi penipuan ini terbongkar ketika pemilik agen BRILink kembali melakukan pengecekan dan menanyakan transfer yang disebut telah masuk. Setelah dilakukan verifikasi, ternyata tidak ada dana Rp19 juta yang diterima di rekening tujuan.

Korban yang kebingungan mengaku sebelumnya telah menerima konfirmasi dari akun WhatsApp milik Nurul. Namun setelah ditelusuri, akun tersebut ternyata telah diretas dan dimanfaatkan pelaku untuk mengirimkan informasi palsu.

"Korban baru menyadari dirinya menjadi korban penipuan setelah diketahui akun WhatsApp milik karyawan bernama Nurul telah dibajak dan dipakai pelaku untuk mengelabui korban," tambahnya.

Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Glenmore langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV yang diduga merekam seluruh rangkaian aksi pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku merupakan seorang perempuan yang mengenakan pakaian serba hitam, mulai dari baju lengan pendek, celana panjang hingga kerudung hitam.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan melacak keberadaannya.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses pengungkapan kasus ini," jelas AKP Budi Hermawan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik agen perbankan, BRILink, maupun layanan keuangan lainnya agar tidak mudah meminjamkan telepon genggam kepada orang yang tidak dikenal.

Selain itu, setiap transaksi dalam nominal besar harus melalui proses verifikasi berlapis guna menghindari modus serupa yang memanfaatkan teknologi digital dan rekayasa sosial.

Kasus ini menjadi bukti bahwa kejahatan siber kini semakin kompleks. Pelaku tidak hanya mengandalkan peretasan secara online, tetapi juga memadukannya dengan interaksi langsung untuk membangun kepercayaan korban sebelum melancarkan aksinya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut