Pemprov Jatim Siapkan 1.100 Beasiswa untuk Mahasiswa dan Mahasantri pada 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) kembali meluncurkan Program Beasiswa LPPD Tahun 2026.
Sebanyak 1.100 beasiswa disiapkan bagi mahasiswa dan mahasantri untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Peluncuran program tersebut dilakukan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Rabu (10/6/2026).
Program beasiswa tahun ini mencakup 60 mahasiswa Program Marhalah Ula (M1) Ma'had Aly, 45 mahasiswa Program Marhalah Tsaniyah (M2) Ma'had Aly, 540 mahasiswa Program Sarjana (S1) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), 285 mahasiswa Program Magister (S2) PTKIS, serta 80 mahasiswa Program Doktor (S3) PTKIN/PTKIS.
Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan 40 beasiswa Program Sarjana (S1) bidang STEM di perguruan tinggi negeri, 20 beasiswa Program Magister (S2) bidang STEM, serta 30 beasiswa Program Magister (S2) di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Melalui program tersebut, para penerima beasiswa berkesempatan menempuh pendidikan di 64 perguruan tinggi mitra di Jatim maupun di Universitas Al-Azhar Kairo yang dikenal sebagai salah satu pusat studi Islam terkemuka di dunia.
Khofifah mengatakan Program Beasiswa LPPD merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang lahir dari lingkungan pesantren dan pendidikan keagamaan.
Menurutnya, selama enam tahun pelaksanaan program, beasiswa LPPD telah menjangkau 7.976 mahasiswa dan mahasantri dari seluruh kabupaten dan kota di Jatim.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.580 penerima telah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1), 1.325 orang lulus program magister (S2), dan 64 orang berhasil meraih gelar doktor (S3).
"Ini adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat Jatim. Semakin banyak SDM unggul yang lahir dari pesantren, semakin besar pula kontribusinya terhadap pembangunan daerah, bangsa, dan negara," ujar Khofifah.
Ia optimistis program tersebut akan terus melahirkan generasi unggul. Bahkan hingga tahun 2029 mendatang, Jatim diproyeksikan memiliki tambahan sekitar 250 doktor baru yang lahir dari program beasiswa LPPD.
Sementara itu, Ketua LPPD Jatim Abd. Halim Soebahar menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung pengembangan pendidikan pesantren dan diniyah.
Editor : Arif Ardliyanto