get app
inews
Aa Text
Read Next : Sempat Terkendala Ekonomi, Dua Saudari di Surabaya Akhirnya Genggam Ijazah

Sektor Pendidikan Dorong Pertumbuhan Bisnis Properti

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:22 WIB
header img
PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) menggelar paparan publik. (Foto : Hendro Djatmiko).

​SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perusahaan real estat, PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) mencatatkan tingkat keterisian (okupansi) aset properti mencapai 100 persen sepanjang tahun buku 2025. 

Tingginya permintaan ini mengonfirmasi bahwa kebutuhan pasar terhadap infrastruktur dan ruang belajar modern di Indonesia masih terus meningkat.

​Direktur Utama PT Multisarana Intan Eduka Tbk, Tanu Widjaja, menjelaskan bahwa tingginya okupansi aset perseroan menjadi bukti strategisnya sektor ini. Namun ke depan, tantangan bisnis bukan sekadar menyewakan ruang fisik bangunan.

​"Tingkat pemanfaatan fasilitas yang maksimal menunjukkan kebutuhan riil di masyarakat. Ke depan, tantangannya adalah bagaimana menghadirkan ekosistem dan lingkungan pendidikan yang mampu mendukung pengembangan karakter, kreativitas, dan kompetensi peserta didik secara menyeluruh," ujar Tanu, Selasa (16/6/2026).

​Sepanjang tahun 2025, emiten berkode saham MSIE ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp6,79 miliar. Angka tersebut tumbuh 5,92 persen jika dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya.

​Dari pertumbuhan pendapatan itu, perseroan sukses mengantongi laba neto sebesar Rp254 juta serta laba komprehensif senilai Rp257 juta.

​Selain pertumbuhan top-line, MSIE juga memperkuat struktur neraca keuangan (balance sheet) mereka. Perseroan berhasil memangkas total liabilitas (utang) secara signifikan sebesar 35,75 persen menjadi Rp11,95 miar. Di sisi lain, ekuitas perusahaan terkerek naik menjadi Rp112,98 miliar.

Menurut Tanu, ​pertumbuhan sekolah swasta, sekolah internasional, hingga lembaga pendidikan berbasis keterampilan menjadi motor utama yang menggerakkan bisnis properti pendidikan di Indonesia. 

“Institusi pendidikan kini membutuhkan ruang kelas yang adaptif, laboratorium, hingga ruang kreatif yang sesuai dengan standar pembelajaran modern,” terangnya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut