Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Korban Luka Bakar Dirujuk ke Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

UMKM Banyuwangi Sulap Kulit Cumi Jadi Camilan Premium, Produksi Melonjak Hingga 50 Persen

Rabu, 17 Juni 2026 | 12:04 WIB
  • author Siswanto
UMKM Banyuwangi Sulap Kulit Cumi Jadi Camilan Premium, Produksi Melonjak Hingga 50 Persen
Poliwangi Berdayakan UMKM Rambak Kulit Cumi melalui Teknologi Tepat Guna dan produksi mengalami peningkatan. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Siapa sangka limbah kulit cumi yang selama ini dianggap tidak bernilai justru mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi pelaku usaha di Banyuwangi. Melalui sentuhan inovasi dan teknologi tepat guna, limbah hasil perikanan tersebut kini menjelma menjadi rambak kulit cumi yang digemari pasar.

Adalah Pawonkoe Mevrouw, UMKM milik Diah Lestari yang berhasil mengolah kulit cumi menjadi camilan renyah dengan cita rasa khas. Produk tersebut kini menjadi salah satu oleh-oleh unggulan Banyuwangi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Alhamdulillah, dengan cita rasa yang khas, rambak kulit cumi ini menjadi salah satu produk unggulan daerah," ujar Diah, Rabu (17/6/2026).

Namun di balik kesuksesan itu, usaha yang dirintisnya sempat menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya keterbatasan peralatan produksi yang menyebabkan proses pengolahan belum maksimal.

Mesin spinner yang digunakan untuk meniriskan minyak hanya berkapasitas tiga liter, sehingga hasil rambak masih mengandung kadar minyak cukup tinggi. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap tingkat kerenyahan produk sekaligus masa simpannya.

Tak hanya itu, potongan cumi yang tidak termanfaatkan selama proses produksi juga menjadi limbah yang belum memiliki nilai tambah.

"Selama ini potongan cumi yang tidak terpakai hanya terbuang dan menimbulkan persoalan limbah," katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut