Transaksi Lewat WhatsApp Tembus Rp44 Miliar, Teknologi AI Ubah Cara Bisnis Berjualan di Masyarakat
JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Transaksi digital melalui WhatsApp semakin menjadi pilihan utama pelaku usaha di Indonesia. Tidak lagi sekadar sebagai aplikasi berkirim pesan, WhatsApp kini berkembang menjadi kanal penjualan sekaligus pembayaran yang mampu mempercepat proses transaksi tanpa harus berpindah ke aplikasi lain.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam B2B Tech Asia 2026 yang akan berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di AXA Tower Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta. Pameran teknologi bisnis terbesar di Asia itu akan mempertemukan perusahaan software, startup, penyedia layanan SaaS, hingga ribuan pelaku industri yang tengah mendorong transformasi digital.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian datang dari Innovasia, perusahaan penyedia infrastruktur pembayaran berbasis percakapan atau conversational payment melalui WhatsApp.
Founder Innovasia, Nurman, mengatakan bahwa sebagian besar bisnis saat ini sudah memanfaatkan WhatsApp sebagai media komunikasi dengan pelanggan. Namun, pengalaman pelanggan sering terganggu ketika proses pembayaran mengharuskan mereka keluar dari aplikasi untuk membuka tautan pembayaran atau melakukan transfer manual.
"Saat ini banyak pelaku bisnis berinteraksi dengan pelanggan melalui WhatsApp. Interaksi tersebut menghasilkan penjualan, tetapi ketika proses pembayaran harus keluar dari WhatsApp, customer journey menjadi terputus," ujar Nurman.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Innovasia menghadirkan teknologi yang memungkinkan percakapan, pembayaran, hingga pencatatan transaksi dilakukan dalam satu alur di WhatsApp.
Yang menarik, sistem tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT maupun Claude untuk membantu perusahaan membangun alur bisnis secara lebih mudah. Pengguna cukup memberikan perintah atau prompt, kemudian AI akan menyusun workflow yang dikonversi menjadi file JSON sebelum dijalankan di platform Innovasia.
Editor : Arif Ardliyanto