Kolaborasi PDUF MUI Jatim, Green Carbon Siap Ubah Potensi Alam Trenggalek Jadi Nilai Ekonomi
TRENGGALEK, iNewsSurabaya.id – Pengembangan ekonomi hijau kini menjadi salah satu strategi yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Peluang tersebut mulai dibidik Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jawa Timur melalui penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi PDUF MUI Jatim, H. Miftah Jauhari atau Gus Miftah, bersama Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membahas peluang pengembangan Green Carbon dan carbon trading sebagai instrumen ekonomi hijau yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Departemen 5 Bidang Riset dan Konsultansi Bisnis PDUF MUI Jatim Mochamad Badowi serta Ketua Departemen 3 Bidang Kerja Sama Korporasi PDUF MUI Jatim M. Syafi'i.
Dalam diskusi tersebut, Green Carbon dipandang bukan hanya sebagai upaya menekan emisi karbon, tetapi juga peluang menciptakan nilai ekonomi baru melalui pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan secara terukur, transparan, dan akuntabel.
Mochamad Badowi menegaskan bahwa Green Carbon harus menjadi bagian dari strategi pembangunan yang mampu menghubungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Green Carbon bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi peluang strategis untuk menghubungkan konservasi, pemberdayaan ekonomi umat, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui pendekatan yang tepat, potensi lokal dapat dikelola menjadi nilai ekonomi baru yang produktif, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, Departemen Riset dan Konsultansi Bisnis PDUF MUI Jatim siap memberikan dukungan melalui kajian ilmiah, pemetaan potensi daerah, penyusunan model kolaborasi hingga pendampingan implementasi agar program berjalan berkelanjutan.
Editor: Arif Ardliyanto