Kolaborasi PDUF MUI Jatim, Green Carbon Siap Ubah Potensi Alam Trenggalek Jadi Nilai Ekonomi
Sementara itu, Gus Miftah menilai sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem filantropi modern yang berdampak luas.
Ia menegaskan dana umat tidak hanya diarahkan untuk kegiatan sosial semata, tetapi juga perlu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian masyarakat.
"PDUF MUI Jatim ingin menghadirkan filantropi yang lebih modern, profesional, dan berdampak. Dana umat, kemitraan, dan program sosial perlu dikelola sebagai kekuatan pemberdayaan yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi, menjaga lingkungan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat," kata Gus Miftah.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu memperkuat pembangunan hijau sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Trenggalek terbuka terhadap kolaborasi yang mendukung pembangunan hijau, penguatan ekonomi daerah, dan pemberdayaan masyarakat. Prinsipnya, setiap program harus dapat dijalankan secara terukur, memberi manfaat nyata, dan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan," ujarnya.
Selain membahas Green Carbon, PDUF MUI Jatim juga menjalin komunikasi awal terkait rencana penyelenggaraan peringatan Hari Santri di Kabupaten Trenggalek.
Melalui Departemen 3 Bidang Kerja Sama Korporasi, program tersebut dirancang dalam bentuk santunan serta pengajian yang akan dipusatkan di Pendopo Kabupaten Trenggalek.
Ketua Departemen 3 Bidang Kerja Sama Korporasi PDUF MUI Jatim, M. Syafi'i, mengatakan peringatan Hari Santri diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, serta kontribusi santri dalam pembangunan daerah.
"Momentum Hari Santri ingin kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan yang memberi manfaat nyata. Melalui santunan dan pengajian di Pendopo Kabupaten Trenggalek, kami berharap sinergi antara PDUF MUI Jatim dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus meneguhkan peran santri dalam pembangunan daerah," tuturnya.
Ke depan, kolaborasi ini akan diarahkan pada langkah-langkah konkret, mulai dari identifikasi potensi daerah, penyusunan kajian awal, pengembangan proyek percontohan, peningkatan literasi masyarakat, hingga penyusunan skema kerja sama yang melibatkan pemerintah, pesantren, dunia usaha, akademisi, dan komunitas lokal.
Melalui sinergi tersebut, Green Carbon diharapkan tidak hanya menjadi program pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi motor baru penguatan ekonomi umat, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Trenggalek.
Editor: Arif Ardliyanto