get app
inews
Aa Text
Read Next : 7 Jurus Guru BK Hadapi Siswa di Era Digital, Kenali Potensi hingga Kelola Emosi

Guru dan Nakes Dominasi Angka Perceraian ASN di Jatim

Selasa, 30 Juni 2026 | 13:01 WIB
header img
Pemprov Jatim meluncurkan program Pendampingan dan Layanan Terintegrasi bagi Keluarga Aparatur Sipil Negara (PELITA ASN). (Foto : Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa

Khofifah mengaku prihatin karena setiap menjelang akhir pekan, meja kerjanya hampir selalu dipenuhi oleh berkas pengajuan izin cerai dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya sering kali menyampaikan, kenapa kalau tiap Jumat itu hampir selalu dijadikan hari di mana Gubernur menandatangani izin perceraian. Tiap Jumat saya dikasih bendel-bendel bertumpuk-tumpuk isinya adalah izin cerai. Persoalan yang dihadapi oleh masing-masing keluarga, sejauh kita masih bisa mencarikan solusi, kita ingin melakukannya melalui konsultasi yang solutif,” bebernya, Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, peta kerawanan dan problem domestik di lingkungan Pemprov Jatim mencatat beberapa hal. Antara lain, tingginya kasus perceraian tertinggi ditemukan berasal dari kalangan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik). Kasus perceraian tertinggi kedua berada di kalangan tenaga Kesehatan (nakes) di bawah Dinas Kesehatan (Dinkes).

Menurut Khofifah menegaskan, ASN tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan. Abdi negara juga perlu memiliki fondasi keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Untuk itu, Pemprov Jatim meluncurkan meluncurkan program Pendampingan dan Layanan Terintegrasi bagi Keluarga Aparatur Sipil Negara (PELITA ASN). Program ini dirancang sebagai langkah preventif dan komprehensif guna menyediakan ruang konsultasi bagi ASN dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga sejak awal, sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“ASN membutuhkan ruang tempat berkonsultasi, sehingga sedapat mungkin kita bisa mencegah kemungkinan yang bisa berdampak sampai kepada perceraian,” ujar Khofifah.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut