Laba Naik, Emiten Kertas Ini Fokus Perkuat Modal dan Pengembangan Usaha
Selasa, 30 Juni 2026 | 14:36 WIB
Pada Februari 2025, perseroan telah menandatangani kontrak pembelian mesin utama PM 11 dengan pemasok asal Finlandia senilai 6,35 juta euro. Proyek tersebut direncanakan dibiayai menggunakan kas internal sebesar USD6 juta dan fasilitas kredit investasi sekitar USD17 juta dari perbankan.
“PM 11 ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada triwulan IV tahun 2026 dan akan menambah kapasitas terpasang sekitar 27.000 MT per tahun,” pungkas Hendro.
Editor : Arif Ardliyanto