Persebaya Resmi Boyong Bek Timnas Tanjung Verde, Rekam Jejaknya Bikin Lawan Waswas
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persebaya Surabaya akhirnya menjawab rasa penasaran para pendukungnya dengan mengumumkan kedatangan bek Tim Nasional Tanjung Verde, Yuran Fernandes, sebagai amunisi baru menghadapi Super League 2026/2027. Kehadiran pemain berpengalaman itu menjadi sinyal kuat bahwa Green Force serius membangun skuad yang lebih kompetitif untuk bersaing di papan atas.
Yuran Fernandes bukanlah nama asing di sepak bola Indonesia. Selama empat musim membela PSM Makassar, bek berusia 31 tahun tersebut tampil konsisten sebagai pilar utama pertahanan sekaligus dipercaya mengemban ban kapten tim. Kini, pengalaman dan kepemimpinannya diharapkan mampu memperkuat lini belakang Persebaya.
Statusnya sebagai pemain Timnas Tanjung Verde menjadi nilai tambah bagi Persebaya. Selain memiliki kemampuan bertahan yang solid, Yuran juga dikenal piawai membantu serangan melalui situasi bola mati. Catatan 21 gol dan sembilan assist dalam 133 pertandingan menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar bek yang andal menghentikan lawan, tetapi juga ancaman di kotak penalti lawan.
Dalam perkenalan resminya, Yuran mengaku antusias memulai petualangan baru bersama salah satu klub terbesar di Indonesia. Ia berjanji akan memberikan kemampuan terbaik demi membawa Persebaya meraih target tinggi pada musim ini.
"Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar Persebaya. Saya tahu klub ini memiliki sejarah besar dan dukungan suporter yang luar biasa. Saya akan memberikan segalanya di lapangan untuk membantu tim meraih target musim ini," ujar Yuran.
Pemain asal Tanjung Verde tersebut juga mengaku sudah lama mendengar besarnya dukungan suporter Persebaya. Ia tidak sabar merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang dikenal sebagai salah satu stadion dengan dukungan paling fanatik di Indonesia.
"Saya sudah mendengar banyak tentang Bonek. Saya berharap bisa segera bertemu mereka di stadion dan bersama-sama berjuang membawa Persebaya meraih kemenangan," katanya.
Editor: Arif Ardliyanto