get app
inews
Aa Text
Read Next : 70 Anak Surabaya Ikuti Khitan Massal, Antusias Warga Membludak Lampaui Target Panitia

Deteksi Penyakit Sejak Dini, Ya Ibad Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Khitan Massal di Surabaya

Minggu, 12 Juli 2026 | 16:07 WIB
header img
Ya Ibad menggelar bakti sosial kesehatan di Surabaya dengan layanan pengobatan gratis, cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga khitan massal. Kuota peserta terbatas. Foto iNewsSurabaya.id/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menyambut pelaksanaan Muktamar Ke-IV, organisasi Ya Ibad menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui bakti sosial kesehatan di Jalan Kedung Rukem IV No. 43-45, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya. Kegiatan ini menghadirkan layanan pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, hingga khitan massal yang dapat diikuti warga tanpa dipungut biaya.

Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Ya Ibad untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mengajak warga lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan sejak dini.

Ketua Panitia Bakti Sosial Kesehatan, Khoirul Rojikin, S.Kep., Ners, mengatakan Muktamar Ke-IV tidak hanya menjadi agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

"Muktamar bukan hanya forum organisasi, tetapi juga momentum untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu kami menghadirkan layanan kesehatan gratis sebagai bentuk pengabdian sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Khoirul.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan layanan pemeriksaan dan konsultasi dokter secara gratis. Selain itu, tersedia 50 kuota pemeriksaan gula darah, 25 kuota pemeriksaan kolesterol, serta 25 kuota pemeriksaan asam urat.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendeteksi lebih awal berbagai penyakit tidak menular yang kini semakin banyak ditemukan, termasuk pada kelompok usia produktif. Menurut Khoirul, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin masih perlu ditingkatkan.

"Masih banyak masyarakat yang baru memeriksakan kesehatannya setelah mengalami keluhan serius. Padahal, deteksi dini melalui pemeriksaan sederhana dapat menjadi langkah awal untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat," jelasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut