2 Nelayan Belum Ditemukan, Tim SAR Kerahkan Penyisiran Besar-besaran di Laut Grajagan
Dua korban yang telah ditemukan meninggal dunia adalah Purnomo (40), warga Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, serta Junairi (46), warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.
Adapun dua nelayan yang hingga kini masih dalam pencarian yakni Sutris (34), warga Desa Tegalsari, Kecamatan Cluring, dan Lukman (25), warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo.
Dalam operasi ini, berbagai unsur dikerahkan, mulai dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Pos TNI AL Grajagan, Koramil dan Polsek Purwoharjo, Polairud Polresta Banyuwangi, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Damkar Banyuwangi, Dinas Perikanan Grajagan, BPBD Jawa Timur, Pemerintah Desa Grajagan, hingga para nelayan setempat.
Menurut I Made Oka Astawa, strategi pencarian terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk arah arus laut, tinggi gelombang, dan faktor keselamatan seluruh personel.
"Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu," katanya.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, cuaca selama operasi berlangsung terpantau cerah berawan dengan arah angin dari utara ke selatan. Kecepatan arus sekitar 0,5 knot menuju selatan, sedangkan tinggi gelombang berkisar 1 hingga 1,5 meter, sehingga operasi pencarian masih dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan tim.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan atau sesuai hasil evaluasi yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.
Editor : Arif Ardliyanto