Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Cukup Ciptakan Karya, Kampus Surabaya Bongkar Cara Melindungi Inovasi Dosen dan Mahasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Sampah Liar Jadi Ancaman Banjir, Mahasiswa di Pasuruan Turun Tangan Beri Edukasi Kelola Barang Bekas

Rabu, 29 Juli 2026 | 09:53 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Sampah Liar Jadi Ancaman Banjir, Mahasiswa di Pasuruan Turun Tangan Beri Edukasi Kelola Barang Bekas
Mahasiswa KKN Universitas Wijaya Putra mengedukasi warga Desa Gambiran, Pasuruan, tentang pengelolaan sampah organik, penyuluhan hukum, serta memberikan dukungan bagi UMKM dan Posyandu guna menciptakan lingkungan yang bersih dan produktif. Foto ist

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Permasalahan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga Desa Gambiran, Kabupaten Pasuruan, mendapat perhatian serius dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wijaya Putra (UWP). Melalui berbagai program pemberdayaan, mereka mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi desa.

Kelompok 3 Kampus 3 KKN UWP menggelar edukasi pengelolaan sampah organik dan limbah makanan yang dipadukan dengan penyuluhan hukum mengenai pentingnya menaati peraturan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program KKN setelah sebelumnya sukses melaksanakan pelatihan hortikultura bernilai ekonomi.

Program tersebut lahir sebagai respons atas masih maraknya kebiasaan membuang sampah sembarangan di sejumlah titik Desa Gambiran. Akibatnya, saluran air dan sungai kerap tersumbat saat musim hujan sehingga meningkatkan risiko banjir di kawasan permukiman.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN bersama Pemerintah Desa Gambiran dan masyarakat memasang papan larangan membuang sampah di setiap dusun. Papan tersebut juga memuat peringatan mengenai sanksi bagi pelanggar sebagai upaya membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

Penyuluhan bertajuk Desa Aman, Tertib, dan Adil menghadirkan Ketua Program Studi Magister Hukum UWP, Dr. Suwarno Abadi, SH., M.Si., sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia mengajak masyarakat untuk semakin taat hukum sekaligus memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

"Kami berharap ada perubahan setelah adanya KKN UWP. Kami ingin masyarakat lebih produktif," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Gambiran, Shofwatul Ayu Nabilah, yang mewakili Kepala Desa Wardoyo. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman Kelompok K3 03 atas segala pengabdian, kepedulian, dan tenaga yang telah diberikan untuk kemajuan Desa Gambiran," katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut