Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Racikan Shin Tae-yong Makin Terlihat, Persija Hajar Arema 3-1 Amankan Posisi Ketiga Piala Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Persebaya vs Port FC, Bernardo Tavares Sebut Ini Laga Terberat Green Force di Piala Presiden 2026

Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:23 WIB
  • author Saiful Arif
Persebaya vs Port FC, Bernardo Tavares Sebut Ini Laga Terberat Green Force di Piala Presiden 2026
Persebaya Surabaya menghadapi Port FC pada laga penentu juara Grup B Piala Presiden 2026. Bernardo Tavares menyebut duel ini sebagai ujian sesungguhnya sebelum Super League. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persebaya Surabaya memang sudah mengamankan satu tempat di semifinal Piala Presiden 2026. Namun, bagi pelatih Bernardo Tavares, perjalanan Green Force belum bisa dianggap sempurna. Duel menghadapi Port FC justru dinilai sebagai tolok ukur sesungguhnya untuk melihat kesiapan tim sebelum mengarungi Super League 2026/2027.

Laga terakhir Grup B yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan berlangsung panas. Selain menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Persebaya menguji kualitas tim menghadapi salah satu kandidat kuat juara turnamen.

Bernardo Tavares menilai Port FC bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Juara bertahan Piala Presiden itu memiliki kualitas individu mumpuni, organisasi permainan yang rapi, serta pengalaman bertanding yang membuat mereka menjadi lawan paling berat yang dihadapi Persebaya sejauh ini.

"Port FC adalah tim yang bagus. Kami harus menganalisis mereka dengan baik. Ini akan menjadi pertandingan yang berat dan akan menentukan apakah kami finis di posisi pertama atau kedua," ujar Tavares.

Meski sukses meraih dua kemenangan beruntun atas Persija Jakarta dan PSMS Medan tanpa sekali pun kebobolan, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan timnya masih berada dalam tahap pembangunan. Menurutnya, hasil positif belum mencerminkan performa terbaik Green Force karena masih banyak aspek permainan yang harus dibenahi.

Baginya, turnamen pramusim bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perkembangan setiap pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut