get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Mahasiswa Surabaya Adu Kreativitas Jadi Duta Literasi Keuangan Digital

Soekarno Cup U-17 2026 Libatkan Yusuf Ekodono dan Anang Maruf Pantau Talenta Muda

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:00 WIB
header img
Soekarno Cup U-17 2026 diikuti sekitar 400 pemain muda dari 16 provinsi. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dua legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Maruf, bergabung dalam kepanitiaan Soekarno Cup U-17 2026 sebagai juru bicara sekaligus pemantau talenta muda. Keduanya akan memilih pemain terbaik (man of the match) di setiap pertandingan.

Soekarno Cup U-17 2026 diikuti sekitar 400 pemain muda dari 16 provinsi dan digelar di Surabaya, Gresik, serta Bangkalan pada 10–24 Agustus 2026. Bagi Yusuf dan Anang, keterlibatan mereka didasari komitmen terhadap pembinaan sepak bola usia dini.

Turnamen ini dinilai konsisten menjadi wadah pengembangan talenta muda sejak pertama kali digelar pada 2023 di Jakarta, berlanjut di Bali pada 2025, dan kini memasuki edisi ketiga di Jawa Timur.

Anang Maruf mengatakan masa depan sepak bola Indonesia bergantung pada pembinaan pemain sejak usia muda. Menurut mantan bek kanan Timnas Indonesia itu, masih banyak pemain berbakat di berbagai daerah yang belum memiliki kesempatan tampil di kompetisi berkualitas.

"Saya bergabung di Soekarno Cup karena percaya pembinaan usia muda adalah investasi terbesar bagi masa depan sepak bola Indonesia," ujar Anang, Jumat (7/8/2026).

Sementara itu, Yusuf Ekodono menilai penyelenggara menunjukkan keseriusan dalam menjaga semangat pembinaan. Salah satunya melalui regulasi yang hanya memperbolehkan pemain yang belum pernah tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3 maupun Elite Pro Academy (EPA).

"Aturan itu sangat baik karena benar-benar memberi ruang bagi pemain yang belum pernah mendapat panggung. Mereka perlu didorong agar lebih percaya diri dan kemampuannya bisa dilihat lebih banyak pihak," kata mantan penyerang Timnas Indonesia yang turut membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991.

Yusuf menegaskan, Soekarno Cup bukan pesaing kompetisi resmi yang digelar federasi, melainkan pelengkap ekosistem pembinaan pemain muda.

"Semakin banyak kompetisi pembinaan yang berkualitas, semakin luas pula proses pencarian bakat. Masih banyak potensi pemain muda yang belum terjangkau kompetisi formal," ujarnya.

Ia berharap Soekarno Cup dapat menjadi jembatan bagi lahirnya pesepak bola potensial dari berbagai daerah yang nantinya mampu menembus level profesional hingga memperkuat Timnas Indonesia.

"Saya ingin pengalaman yang pernah saya miliki di sepak bola bisa bermanfaat bagi generasi berikutnya. Kalau ingin Timnas Indonesia semakin kuat, pembinaan harus dimulai sejak dini dan menjangkau seluruh daerah. Soekarno Cup menjadi salah satu jalannya," tutur Yusuf.

Anang dan Yusuf berharap turnamen ini mampu melahirkan pemain-pemain muda berkualitas yang kelak mengenakan seragam Garuda. "Kami berharap, dari turnamen ini muncul talenta-talenta yang suatu saat membela Timnas Indonesia," pungkas Yusuf.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut