Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemarau Panjang Bikin Cemas, Ini yang Dilakukan Warga Binaan Lapas Banyuwangi
Advertisement . Scroll to see content

Ganasnya Lintasan BIG Downhill 2026 Tak Buat Nyali Ciut, Rider MTB IMIPAS Banyuwangi Cetak 6 Prestas

Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB
  • author Siswanto
Ganasnya Lintasan BIG Downhill 2026 Tak Buat Nyali Ciut, Rider MTB IMIPAS Banyuwangi Cetak 6 Prestas
Sebanyak 16 atlet MTB IMIPAS Lapas Banyuwangi berlaga di BIG Downhill 2026. Enam rider berhasil meraih prestasi, termasuk Ramadhanta yang menjadi juara pertama. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Jalur ekstrem Gantasan Bike Park, Banyuwangi, menjadi panggung pembuktian para rider Mountain Bike (MTB) IMIPAS Lapas Banyuwangi. Sebanyak 16 atlet turun dalam ajang Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 dan bersaing dengan rider dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari belasan atlet yang berlaga, enam rider MTB IMIPAS berhasil mencatatkan prestasi pada sejumlah kategori. Salah satu hasil terbaik diraih Ramadhanta yang berhasil merebut posisi pertama pada kategori Beyond A.

Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi tim MTB IMIPAS Lapas Banyuwangi dalam menghadapi kompetisi downhill dengan persaingan yang semakin ketat.


Sebanyak 16 atlet MTB IMIPAS Lapas Banyuwangi berlaga di BIG Downhill 2026. Enam rider berhasil meraih prestasi, termasuk Ramadhanta yang menjadi juara pertama. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Selain Ramadhanta, Aldi Aditya berhasil menempati posisi ketiga kategori Men Sport A. Sementara Dwi Sora Yoga Damarte finis di posisi keempat kategori Men Master G.

Dua rider lainnya, Mutakin dan Putra Caringin, masing-masing menempati posisi keenam. Mutakin tampil pada kategori Master Expert C, sedangkan Putra Caringin bersaing di kategori Men Master E.

Kalapas Banyuwangi, Solichin, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama MTB IMIPAS dalam kompetisi tersebut.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet MTB IMIPAS yang telah bertanding. Hasil yang diraih menjadi kebanggaan tersendiri, namun yang tidak kalah penting adalah semangat dan sportivitas para atlet dalam mengikuti kompetisi,” ujar Solichin.

Menurutnya, pengalaman bertanding di ajang dengan peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kemampuan para atlet.

BIG Downhill 2026 sendiri merupakan kompetisi balap sepeda gunung yang digelar dengan standar Union Cycliste Internationale (UCI). Ajang tersebut diikuti rider dari berbagai daerah di Indonesia dengan total 22 kelas yang diperlombakan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut