get app
inews
Aa Text
Read Next : 145 Rumah Layak Huni Dibangun di Desa Campurejo Gresik, Target Selesai Mei 2026

Limbah Ternak di Bondowoso Tak Lagi Terbuang, Peternak Ubah Jadi Sumber Ekonomi Baru

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:51 WIB
header img
Pendampingan ICD UNESA di Bondowoso mendorong peternak Desa Kalianyar menerapkan peternakan sehat, mengolah limbah menjadi kompos, dan membuka peluang ekonomi. Foto iNewsSurabaya.id/ilyas

BONDOWOSO, iNewsSurabaya.id – Pengelolaan peternakan yang sehat menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hidup masyarakat pedesaan. Di Bondowoso, Jawa Timur, pendampingan terhadap peternak dilakukan untuk mendorong praktik peternakan yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Program tersebut dilakukan ICD UNESA bersama peternak Desa Kalianyar. Salah satu fokusnya adalah memperkuat pemahaman peternak mengenai kebersihan kandang, kesehatan hewan, hingga pemanfaatan limbah ternak agar memiliki nilai guna dan berpotensi menjadi sumber tambahan ekonomi.

Pendampingan ini melanjutkan pelatihan yang telah digelar pada Februari 2026. Saat itu, peternak mendapatkan materi mengenai kebersihan kandang, komposting, serta kesehatan hewan.

Dalam kegiatan lanjutan, tim ICD UNESA berdiskusi langsung dengan peternak mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Pembahasan mencakup rutinitas perawatan kandang, pengelolaan kotoran ternak, tahapan dasar pembuatan kompos, hingga cara mengenali kondisi ternak yang membutuhkan penanganan tenaga kompeten.

Pendekatan tersebut membuat materi yang diberikan tidak berhenti pada teori, tetapi disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan peternak di lapangan.

Ketua Pelaksana ICD UNESA, Dr. Mufarrihul Hazin, M.Pd., mengatakan perubahan dalam pengelolaan peternakan harus mempertimbangkan kemampuan masyarakat agar dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Materi akan lebih berarti ketika masyarakat mampu menyesuaikannya dengan kondisi kandang dan sumber daya yang mereka miliki. Karena itu kami tidak hanya datang untuk mengulang pelatihan, tetapi mendengarkan kendala peternak dan mencari langkah yang memungkinkan untuk diterapkan secara bertahap,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut