Tak Banyak yang Tahu, Siswa Bojonegoro Ini Raih Duta SMA Nasional 2026 Saat Ikut Semifinal OSN
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Prestasi membanggakan kembali datang dari pelajar Jawa Timur. Fachri Akbar Triyanto, siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro, sukses meraih gelar Duta SMA Nasional 2026 bersama Ratu Mesia dari SMA Negeri 1 Yogyakarta.
Menariknya, prestasi tersebut diraih Fachri di tengah perjuangannya mengikuti Semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Kebumian pada Rabu (12/8/2026).
Usai menyelesaikan kompetisi sains pada siang hari, Fachri tidak lantas beristirahat. Pada malam harinya, ia kembali menjalani rangkaian agenda Duta SMA hingga akhirnya dinobatkan sebagai salah satu Duta SMA Nasional 2026.
Capaian ganda itu mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai. Menurutnya, keberhasilan Fachri menunjukkan bahwa pelajar Jatim mampu bersaing di bidang akademik sekaligus mengembangkan kemampuan nonakademik.
“Prestasi ini luar biasa membanggakan, karena dengan semangat dan motivasi yang luar biasa Fachri bisa berkompetisi di ajang bergengsi sekaligus. Yang satu sukses meraih gelar Duta SMA Nasional tahun 2026, mudah-mudahan nanti ananda Fachri juga akan melanjutkan di tahap final OSN dan bisa menyumbangkan prestasi terbaiknya,” ujar Aries.
Fachri berhasil menyandang gelar Duta SMA Nasional 2026 setelah melewati serangkaian seleksi yang digelar Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Proses pengukuhan dan penguatan Duta SMA 2026 berlangsung pada 10–14 Agustus 2026 di Indoluxe Hotel Jogjakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 38 pasang Duta SMA dari seluruh provinsi di Indonesia ikut berpartisipasi.
Bagi Aries, keberhasilan Fachri tidak hanya berbicara mengenai kemampuan akademik. Capaian tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya pembentukan karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian sosial dalam pengembangan pelajar.
“Pengembangan prestasi murid tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga nonakademik. Setiap prestasi yang diukir akan menjadi pengalaman dan modal penting bagi murid untuk mengembangkan potensi, menentukan pilihan pendidikan, serta mempersiapkan kariernya ke depan,” katanya.
Aries berharap prestasi Fachri dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lainnya di Jawa Timur. Ia mendorong siswa untuk tidak takut mencoba berbagai kompetisi dan terus menggali potensi yang dimiliki.
“Semoga apa yang diukir ananda Fachri di kancah nasional, di dua ajang bergengsi, dapat menjadi motivasi para siswa untuk berkembang dan meningkatkan kualitasnya untuk berprestasi di bidang apa pun,” ucapnya.
Bawa Gagasan SEDULUR HEBAT
Dalam seleksi Duta SMA 2026, Fachri membawa gagasan “SEDULUR HEBAT: Terbiasa Bersama Teman Sebaya”.
Program tersebut mengusung konsep peer accountability atau tanggung jawab bersama antarteman sebaya. Gagasan ini diarahkan untuk memperkuat penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di lingkungan sekolah menengah atas.
Melalui program tersebut, para siswa didorong untuk saling mendukung, mengingatkan, sekaligus memberikan motivasi dalam membangun kebiasaan positif.
Dalam implementasinya, Duta SMA diharapkan tidak hanya menjadi figur representatif, tetapi juga berperan sebagai penggerak, fasilitator, dan penghubung berbagai praktik baik antarsekolah.
Bukan Kali Pertama Fachri Ukir Prestasi
Gelar Duta SMA Nasional 2026 melengkapi rekam jejak Fachri di bidang akademik maupun kepemimpinan.
Siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro itu sebelumnya tercatat sebagai Honorable Mention OSN Geografi Nasional 2025, Finalis Nasional OSN Geografi, serta Finalis Nasional Olimpiade Geografi dan Geosains ITB.
Di luar kompetisi akademik, Fachri juga pernah memimpin Komunitas Duta Pelajar Provinsi Jawa Timur. Dalam peran tersebut, ia turut mengoordinasikan program edukasi integritas pelajar yang menjangkau lebih dari 7.000 peserta.
Keberhasilan Fachri juga meneruskan catatan positif Jawa Timur dalam ajang Duta SMA Nasional.
Pada 2022, Jatim mengantarkan Vania Winola Febriyanti dari SMA Negeri 6 Surabaya sebagai Duta SMA Nasional. Tradisi tersebut berlanjut pada 2025 melalui Alexa Salsabila Putri Rahmanto dari SMAN 1 Sooko.
Kini, pada 2026, gelar tersebut kembali diraih pelajar Jawa Timur melalui Fachri.
Tak hanya menghasilkan juara, Jawa Timur juga mendapat apresiasi sebagai provinsi dengan partisipasi terbanyak dalam program Duta SMA 2026.
Jatim Siapkan Pembinaan Berkelanjutan
Aries menegaskan, Dindik Jatim akan terus memperkuat pembinaan pelajar yang memiliki potensi untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Program pembinaan dilakukan melalui berbagai pelatihan dan training center (TC) bagi kontingen Jawa Timur yang akan berlaga di ajang nasional. Materinya tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga kesiapan mental dan kematangan emosional peserta.
Konsistensi pembinaan tersebut juga mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Duta SMA 2027.
Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan pelajar dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.
Bagi Jawa Timur, prestasi Fachri menjadi lebih dari sekadar gelar tingkat nasional. Capaian itu menunjukkan bahwa prestasi akademik dan pengembangan karakter dapat berjalan beriringan dalam membentuk pelajar yang percaya diri, berkarakter, memiliki kemampuan memimpin, sekaligus siap bersaing di tingkat nasional.
Editor : Arif Ardliyanto