Bukan Sananta Bukan Rivera, Pemain Asal Brazil Ini Jadi Senjata Baru Persebaya Jelang Super League
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.
Berawal dari situasi bola mati, Francisco Rivera mengirimkan sepak pojok yang kemudian disambut sundulan Yuran Fernandes. Walber Mota yang berada di posisi tepat langsung melakukan eksekusi akrobatik.
Tendangan spektakuler bek berusia 29 tahun tersebut menggetarkan gawang Penang FC sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Keunggulan itu mampu dipertahankan Persebaya hingga pertandingan selesai.
Walber Mota Tak Mau Disebut Pahlawan Tunggal
Walber Mota mengaku gembira setelah golnya menjadi penentu kemenangan Persebaya. Meski demikian, ia menolak menganggap kemenangan tersebut sebagai hasil kerja individu.
“Saya sangat senang bisa mencetak gol dan membantu tim meraih kemenangan. Tetapi yang paling penting adalah kerja keras seluruh pemain,” ujar Walber.
Menurut Walber, pertandingan menghadapi Penang FC memberikan pengalaman berharga bagi Persebaya. Masih ada sejumlah aspek permainan yang harus dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Kami masih harus terus bekerja dan memperbaiki banyak hal. Pertandingan seperti ini penting untuk membuat kami semakin siap,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan bukan menjadi alasan bagi Persebaya untuk berhenti melakukan evaluasi. Justru, laga internasional itu menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan tim menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tidak Cepat Puas
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares juga menilai kemenangan atas Penang FC sebagai bagian dari proses pembentukan tim.
Pelatih asal Portugal itu mengapresiasi hasil pertandingan, tetapi mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas. Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum Persebaya benar-benar siap menghadapi kompetisi.
“Kami senang dengan hasilnya, tetapi pertandingan ini adalah bagian dari proses. Kami harus terus berkembang dan melihat apa yang masih perlu diperbaiki,” ujar Tavares.
Tavares juga memuji mentalitas para pemain yang mampu menjaga intensitas permainan hingga menit-menit akhir. Persebaya akhirnya mendapatkan hasil dari kerja keras tersebut melalui gol Walber Mota.
“Yang paling penting adalah bagaimana kami bekerja sebagai tim, menjaga fokus dan terus berusaha sampai menit terakhir,” tegasnya.
Juara Piala Presiden, Persebaya Kini Bidik Super League
Kemenangan atas Penang FC menjadi penutup positif rangkaian persiapan Persebaya sebelum memasuki kompetisi musim baru.
Sebelumnya, Bajul Ijo berhasil mengamankan gelar Piala Presiden 2026. Kini, tantangan yang lebih panjang sudah menanti Persebaya di Super League 2026/2027.
Dengan komposisi pemain yang terus dibentuk dan sejumlah pertandingan kompetitif yang telah dijalani, Persebaya memiliki modal positif untuk menatap musim baru.
Namun, pesan Bernardo Tavares cukup jelas: kemenangan dalam laga persahabatan bukan tujuan akhir. Persebaya masih harus memperbaiki permainan, menjaga konsistensi, dan memastikan kesiapan seluruh pemain sebelum menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Editor : Arif Ardliyanto