get app
inews
Aa Text
Read Next : Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Bom Molotov, Polisi Buru Pelaku

Polisi Amankan Seorang Pria Terkait Pelemparan Bom Molotov ke Dua Pos Polisi Surabaya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:48 WIB
header img
Pos polisi dilempar bom molotov. (Foto : ilustrasi/AI).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Polrestabes Surabaya mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan insiden pelemparan benda yang diduga bom molotov ke dua pos polisi di Kota Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam.

Dua lokasi yang menjadi sasaran yakni Pos Lantas Margorejo di Jalan Ahmad Yani dan Pos Lantas Cito di kawasan Bundaran Waru. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pria tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penyidik masih mendalami keterkaitan pria tersebut dengan kejadian di dua lokasi tersebut.

“Benar, Polrestabes Surabaya telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga berkaitan dengan kejadian di Pos Lantas Margorejo dan Pos Lantas Cito pada Sabtu malam. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan secara intensif,” ujar Jules, Minggu (16/8/2026).

Menurut Jules, penyidik masih mendalami sejumlah aspek dalam perkara tersebut, mulai dari motif, barang bukti, rangkaian kejadian hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Penyidik masih mendalami motif, barang bukti, rangkaian peristiwa serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah hasil pemeriksaan cukup dan telah terverifikasi,” katanya.

Jules memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Surabaya tetap aman dan terkendali setelah insiden tersebut.

Menurutnya, pos pelayanan kepolisian yang menjadi lokasi kejadian tetap dapat digunakan. Pelayanan kepada masyarakat juga berjalan seperti biasa.

“Polda Jawa Timur memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Surabaya hingga saat ini tetap aman, kondusif, dan terkendali,” tegasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi, spekulasi, maupun narasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi, spekulasi, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait kejadian tersebut,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut