Ryan Nirwan Kembali Juara, Taklukkan Lintasan Bhayangkara Sprint Rally Pasuruan
PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Pembalap Toyota Gazoo Racing, Ryan Nirwan, tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 di Sirkuit Horse Racing Ki Ageng Astro Joyo, Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Kemenangan tersebut sekaligus melanjutkan catatan positif Ryan yang sebelumnya juga meraih gelar juara pada 2025. Sekitar 100 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka datang dari sejumlah wilayah, mulai Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sumatera.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pembalap terbaik. Penghargaan diserahkan Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nanang Avianto setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai digelar.
Ryan mengaku kemenangan pada putaran ketiga tidak diraih dengan mudah. Ia sempat tertinggal pada Special Stage (SS) pertama sebelum melakukan sejumlah penyesuaian bersama tim.
“Balapan kali ini banyak dramanya dan cukup menegangkan buat saya dan tim. Di SS pertama kami tertinggal cukup jauh dan sempat berada di posisi ketiga,” ujar Ryan, Senin (31/8/2026).
Menurut Ryan, karakter lintasan Pasuruan menjadi salah satu tantangan utama dalam perlombaan. Lintasan yang didominasi debu dan pasir mengalami perubahan kondisi seiring semakin banyak kendaraan yang melintas. “Itu menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap,” ujarnya.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Bhayangkara Sprint Rally 2026 dan berharap ajang serupa dapat terus digelar dengan menghadirkan lebih banyak lintasan baru.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan penyelenggaraan Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 berlangsung aman dan lancar.
Menurutnya, kejuaraan otomotif ini menjadi ruang untuk membangun sportivitas serta memperkuat hubungan antara kepolisian, komunitas otomotif dan masyarakat. “Kami mengapresiasi para peserta, panitia, IMI, komunitas otomotif serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” kata Jules.
Ia berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan pembalap di lintasan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kompetisi dilakukan di tempat yang memang disiapkan untuk itu, sedangkan di jalan raya keselamatan harus selalu menjadi prioritas,” tegasnya.
Editor : Arif Ardliyanto