get app
inews
Aa Text
Read Next : Juara Piala Presiden 2026 Belum Bikin Persebaya Puas, Tavares Bongkar Misi Rahasia di Thailand

Persebaya Buang Kemenangan di Laga Perdana, Pemain Ini Ungkap Target Berikutnya Saat Main di Kandang

Senin, 07 September 2026 | 08:41 WIB
header img
Persebaya Surabaya ditahan Bhayangkara FC 1-1 di laga perdana Super League 2026/2027. Rachmat Irianto mengungkap kekecewaan dan target bangkit di GBT. (Foto iNewsSurabaya.id/Alup).

SURABAYA, iNewsSurabaya.idPersebaya Surabaya harus mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan hasil imbang. Sempat berada di atas angin setelah Yann Mabella membawa Green Force unggul, kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya lepas setelah Bhayangkara Presisi Lampung FC mencetak gol balasan.

Hasil 1-1 pada laga perdana tersebut meninggalkan kekecewaan di kubu Persebaya. Namun, skuad Bajul Ijo tidak ingin terlalu lama larut dalam hasil tersebut. Evaluasi langsung dilakukan untuk mencari penyebab keunggulan yang gagal dipertahankan hingga pertandingan berakhir.

Persebaya sebenarnya tampil cukup meyakinkan pada babak pertama. Yann Mabella sukses memecah kebuntuan dan membawa tim asal Surabaya tersebut memimpin.

Peran penting juga dimainkan Rachmat Irianto dalam proses terciptanya gol tersebut. Umpan yang dilepaskannya dari sisi kiri pertahanan Bhayangkara mampu dimanfaatkan Mabella untuk mengubah skor menjadi keunggulan Persebaya.

Sayangnya, situasi berubah selepas turun minum. Bhayangkara meningkatkan tekanan dan akhirnya menemukan gol penyeimbang. Persebaya pun harus puas membawa pulang satu poin dari laga tandang tersebut.

Rachmat Irianto mengakui hasil tersebut belum sepenuhnya sesuai harapan tim. Meski begitu, gelandang berusia 27 tahun itu tetap mensyukuri satu poin yang didapat karena Bhayangkara dinilainya mampu memberikan perlawanan sengit.

"Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin, meskipun tentu ada rasa kecewa karena sempat mencetak gol lebih dulu dan sebenarnya berharap bisa membawa pulang kemenangan. Bhayangkara adalah tim yang kuat dan mereka menunjukkan kualitasnya hingga mampu menyamakan kedudukan," ujar Rian dalam konferensi pers.

Bagi Persebaya, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi salah satu pekerjaan yang harus segera dibenahi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

Di tengah hasil yang belum maksimal, Rian juga memberikan apresiasi khusus kepada Bonek dan Bonita yang datang langsung ke Lampung. Kehadiran suporter di tribun dinilai memberikan energi tambahan bagi para pemain selama pertandingan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita yang sudah datang ke stadion dan memberikan dukungan. Terima kasih sudah terus berada di belakang tim," katanya.

Kini, perhatian Persebaya mulai diarahkan ke pertandingan pekan kedua. Green Force akan menjalani laga kandang perdana musim ini dengan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk membayar hasil kurang maksimal di laga pembuka sekaligus memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027.

Dukungan Bonek dan Bonita di GBT juga kembali diharapkan menjadi kekuatan tersendiri bagi skuad Persebaya. Rian berharap stadion kebanggaan warga Surabaya itu dipenuhi suporter saat pertandingan melawan PSIM.

"Semoga pada laga kandang menghadapi PSIM Yogyakarta nanti, Bonek dan Bonita bisa kembali memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh. Kami ingin memberikan hasil yang lebih baik di kandang dan berusaha meraih poin maksimal," tandasnya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut