Bikin Malaysia Terpukau, Tari Piring dan Langen Puspitasari Bawa Pesan Perdamaian dari Indonesia
PENANG, iNewsSurabaya.id – Warna-warni budaya Indonesia kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Dua tarian tradisional, yakni Tari Piring dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan Tari Langen Puspitasari dari Yogyakarta, tampil memukau dalam ajang Penang Peace Dialogue di George Town, Penang, Malaysia.
Kedua tarian tersebut dibawakan oleh AntarSukha, komunitas budaya yang berbasis di Jakarta, dengan mengusung tema “Art for Peace”. Pertunjukan ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi cara memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui bahasa seni yang dapat diterima lintas negara.
Penampilan Tari Piring dan Tari Langen Puspitasari menjadi bagian dari upaya AntarSukha menggunakan seni sebagai sarana membangun hubungan antarmasyarakat sekaligus memperluas pemahaman mengenai keberagaman budaya Indonesia.
Bagi AntarSukha, keikutsertaan dalam Penang Peace Dialogue menjadi bagian dari perjalanan mereka membawa seni tradisional Indonesia ke berbagai panggung internasional.
Ketua AntarSukha, Emira Eopangat, mengatakan kesempatan tampil dalam forum tersebut memiliki makna lebih luas karena seni dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Indonesia sekaligus membangun percakapan mengenai perdamaian.
“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari acara bergengsi ini. Selain tampil, kami melihat ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus berkontribusi pada percakapan yang lebih luas mengenai perdamaian,” ujar Emira Eopangat.
Menurutnya, seni memiliki kekuatan untuk mempertemukan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Karena itu, pertunjukan budaya tidak hanya dilihat sebagai penampilan di atas panggung, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi budaya.
Editor: Arif Ardliyanto