Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Mundurnya Rektor Untag Surabaya Terjawab, Ini Alasan Prof Mulyanto Lepas Jabatan
Advertisement . Scroll to see content

Alat Pencacah Daging Disulap Jadi Mesin Pelet Ikan, Bisa Tekan Biaya Produksi Bikin UMKM Untung

Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Alat Pencacah Daging Disulap Jadi Mesin Pelet Ikan, Bisa Tekan Biaya Produksi Bikin UMKM Untung
Untag Surabaya mengembangkan mesin pelet ikan dari modifikasi alat pencacah daging. Inovasi ini menjadi bagian dari konsep zero waste dan eco campus. (Foto iNewsSurabaya.id/Arif).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Membuat pakan ikan tak selalu membutuhkan mesin mahal. Inovasi sederhana dikembangkan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dengan memodifikasi alat pencacah daging menjadi mesin pembuat pelet atau pakan ikan.

Inovasi tersebut dikembangkan Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat. Peralatan yang sebelumnya digunakan untuk mencacah daging dimodifikasi agar memiliki fungsi lain, yakni mengolah bahan menjadi pelet.

“Saya mengembangkan alat ini dari pencacah daging menjadi produksi pelet atau pakan ikan,” ujar Supangat sambil memperagakan proses produksi.

Pengembangan mesin tersebut tidak berdiri sendiri. Untag Surabaya memasukkannya ke dalam konsep zero waste yang tengah diterapkan di lingkungan kampus sebagai bagian dari program eco campus.

Konsep tersebut memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia sehingga limbah tidak langsung berakhir sebagai sampah. Salah satu lokasi yang digunakan adalah rooftop lantai empat Untag Surabaya yang dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman hidroponik.

Supangat menjelaskan, berbagai aktivitas di kawasan tersebut dirancang dalam satu siklus yang saling berkaitan. Tanaman, kelinci, hingga ikan lele ditempatkan dalam ekosistem pemanfaatan limbah.

“Jadi, kami bikin sebuah siklus yang kita namakan zero waste. Kami memanfaatkan lahan di lantai empat, kami punya rooftop yang nanti dimanfaatkan untuk penanaman hidroponik,” terang Supangat.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut