AI untuk Kesehatan Diuji, 98,8 Persen Rekomendasinya Dinilai Aman
President Director dan Co-Founder Alodokter Suci Arumsari mengatakan pengembangan AI perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Indonesia memiliki salah satu sistem layanan kesehatan paling kompleks di dunia. Bagi kami, kondisi ini bukan alasan untuk tertinggal, melainkan kesempatan untuk membangun inovasi AI yang menjawab kebutuhan Indonesia sekaligus dapat menjadi rujukan bagi perkembangan telemedisin di dunia,” ujarnya.
Studi terhadap 402 konsultasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan AI kesehatan mulai bergeser dari pengujian kemampuan menjawab pertanyaan menuju pengujian dalam layanan medis nyata.
Bagi masyarakat, perkembangan ini juga menunjukkan bahwa AI dapat membantu mengolah informasi kesehatan, tetapi keputusan medis tetap membutuhkan pertimbangan tenaga kesehatan yang kompeten.
Editor: Arif Ardliyanto