Donor Darah Serentak di 38 DPC Demokrat Jatim, Targetkan 2.400 Pendonor
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) menargetkan, jumlah peserta donor darah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat mencapai 2.400 pendonor.
Kegiatan donor darah digelar serentak di 38 DPC Partai Demokrat se-Jatim, pada Minggu (27/8/2026). Donor darah juga digelar di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Kertajaya Indah Nomor 82, Surabaya.
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Rasiyo, mengatakan kegiatan donor darah dilaksanakan secara serentak di seluruh DPC Demokrat di Jatim. Selain 38 DPC, kegiatan juga berlangsung di tingkat DPD.
Menurutnya, setiap DPC diperkirakan mampu menghimpun sekitar 70 hingga 80 pendonor. Jika target tersebut tercapai di seluruh DPC, jumlah pendonor di Jatim dapat mencapai sekitar 2.400 orang.
“Kalau 38 ya kira-kira 2.400 pendonor darah yang diambil darahnya, kemudian nanti disumbangkan kepada PMI guna kepentingan kemanusiaan,” kata Rasiyo.
Darah yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Rasiyo mengatakan kegiatan donor darah tersebut tidak menutup kemungkinan dikembangkan menjadi agenda rutin. Demokrat Jatim berencana menggandeng PMI untuk menggelar donor darah setiap satu atau dua bulan.
Menurut dia, kegiatan rutin diperlukan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah. Kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum dan tidak dipungut biaya.
“Jadi rutin, karena donor darah itu kalau enggak rutin juga enggak bagus. Kalau pengambilannya rutin setiap bulan sekali atau dua bulan sekali, nanti kita kerjasamakan dengan PMI,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Kegiatan di tingkat DPD menyasar masyarakat di sekitar kantor DPD, sedangkan DPC menggelar kegiatan untuk masyarakat di wilayah sekitar masing-masing.
Rasiyo menilai ketersediaan darah penting untuk menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan pasokan darah dalam jumlah besar, termasuk ketika terjadi bencana atau keadaan darurat.
“Kepentingan darah itu kan banyak sekali. Misalkan pada saat musibah, Gunung Merapi meletus dan lain sebagainya, pasti diperlukan darah. Bahkan darah itu, setetes darah tapi gunanya sangat banyak sekali,” tuturnya.
Editor: Arif Ardliyanto